Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Berbeda dari Standar Piala Dunia 2026, UEFA Batasi VAR untuk Kasus Simulasi!

Berbeda dari Standar Piala Dunia 2026, UEFA Batasi VAR untuk Kasus Simulasi

Waktu: 2026-08-04 17:22:30 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 687x

Pertama, untuk membatalkan kartu kuning bek Amerika Serikat, Tim Ream, dan menggantinya dengan hukuman untuk Miguel Almiron dari Paraguay karena simulasi.

Kasus kontroversial lainnya terjadi pada laga perempat final saat Swiss melawan Argentina, di mana Breel Embolo diusir dari lapangan setelah VAR meninjau tekel Leandro Paredes.

Perbedaan Tafsir Subjektivitas dan Fakta

Melansir dari BBC Sport, UEFA berpandangan bahwa kesalahan identitas pemain adalah keputusan faktual yang tidak memerlukan wasit untuk memantau monitor.

Sebaliknya, menilai simulasi adalah hal subjektif.

Sebagai perbandingan, Pierluigi Collina selaku kepala wasit FIFA pernah merujuk insiden final Euro 2016 saat wasit Mark Clattenburg salah memberikan keputusan handball kepada Laurent Koscielny.

Padahal FIFA menegaskan VAR seharusnya bisa mengoreksi kejadian itu menjadi tendangan bebas untuk Perancis.

Bek Timnas Jerman, Nathaniel Brown, dan gelandang Timnas Paraguay Miguel Almiron, berebut bola dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Paraguay di Boston Stadium, Foxborough, pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. FRANCK FIFE/AFP Bek Timnas Jerman, Nathaniel Brown, dan gelandang Timnas Paraguay Miguel Almiron, berebut bola dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Paraguay di Boston Stadium, Foxborough, pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.

Kekhawatiran Liga Domestik dan Kebijakan Lainnya

Banyak liga domestik mengkhawatirkan aturan ini bisa memicu "kekacauan" jika setiap kartu kuning ditinjau ulang.

Selain itu, badan pengatur sepak bola Eropa juga menolak opsi intervensi untuk kartu merah terkait pemain yang menutupi mulut saat konfrontasi, seperti insiden yang melibatkan Piero Hincapie dari Ekuador di turnamen sebelumnya.

Kepala wasit dari 54 negara anggota akan segera membahas penggunaan teknologi ini lebih lanjut.

Sementara itu, liga domestik diprediksi akan mengikuti langkah UEFA untuk membatasi intervensi VAR hanya pada tinjauan faktual guna menjaga stabilitas permainan.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Resep Krengsengan Daging Sapi, Masakan Jawa yang Gurih dan Nikmat
  • Peraturan Pemerintah: Tarif Pendirian hingga Pembubaran Koperasi Gratis
  • 58 Gerai Kopdes di Banyumas Berdiri di Atas Lahan Sawah Dilindungi
  • UU Haji Digugat ke MK, Soroti Risiko Pidana bagi Umrah Mandiri
  • 3 Kondisi yang Memperbolehkan Ganti Foto KTP-el, Apa Saja?
  • Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
  • Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki "Nakal"
  • Rekrutmen Tamtama TNI AL 2026 Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
Konten Rekomendasi
  • IKN Kejar Target 2028, Enam Proyek Swasta Lanjutkan Tahap Konstruksi
  • MBG Kembali Berjalan, Harga Daging Ayam dan Telur di Mojokerto Terkerek Naik
  • Prabowo Mau Bangun 12 Kota Satelit Baru, Satu Kota Luasnya 200 Hektar
  • Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
  • Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik
  • Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi