Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pemotor Ditabrak Mobil BYD di Jaksel, Pelaku Kabur, Korban Cedera di Kepala!

Pemotor Ditabrak Mobil BYD di Jaksel, Pelaku Kabur, Korban Cedera di Kepala

Waktu: 2026-08-04 18:05:20 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 732x

MMT (66), seorang pedagang di Micro Pasar Bintaro, Jakarta Selatan, ditabrak lari pengendara BYD M6 di Jalan Ciputat Raya No.102, tepatnya di depan Progo dekat Pool Bluebird, Kebayoran Lama, Jaksel, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Pelaku langsung kabur saat diminta pertanggungjawaban oleh warga yang berada di lokasi.

Anak MMT, Cecilia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika ayahnya berangkat untuk berjualan ke Micro Pasar Bintaro sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat melintas di Jalan Ciputat Raya, ayah Cecilia yang mengendarai motor Mio berpelat B 6160 SFM tiba-tiba ditabrak mobil BYD M6 dengan kecepatan tinggi.

"Sepeda motor dengan pelan ke arah Bintaro. Tiba-tiba, dari arah belakang datang sebuah mobil BYD M6 dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak ayah saya hingga terjatuh," ujar Cecilia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/7/2026).

Sopir BYD M6 mencoba kabur, tapi langsung dikejar dan dihentikan oleh warga sekitar.

Pengemudi yang saat ini belum diketahui identitasnya itu kemudian dibawa oleh warga agar bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Namun, saat perhatian warga lengah, pelaku justru memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri.

Pelaku meninggalkan ayah Cecilia yang saat itu sudah dalam kondisi terluka dan membutuhkan pertolongan.

MMT kemudian dibawa oleh warga sekitar ke Rumah Sakit Yadika yang jaraknya skeitar 150 meter dari lokasi kejadian.

Namun, karena di RS Yadika tidak tersedia fasilitas CT scan, MMT dirujuk ke Rumah Sakit Pertahanan Negara (RSPPN) Veteran Bintaro untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, MMT mengalami retak pada tulang tengkorak sebelah kiri serta pendarahan yang cukup parah di bagian kanan kepala.

"Saat ini beliau masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU," kata Cecilia.

Cecilia dan keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke Satlantas Polres Jakarta Selatan dengan nomor laporan 1507/VII/2026?SKT/SATLANTAS POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

Cecilia mengatakan, sampai saat ini pelaku belum pernah datang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Dan tidak menunjukkan itikad baik sedikit pun untuk bertanggung jawab ataupun meminta maaf atas kejadian yang menimpa ayah kami. Kami sebagai keluarga sedang mengurus laporan ke polsek, polres, dan satlantas agar kejadian ini dapat segera ditindaklanjuti dan pelaku dapat ditemukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Cecilia.

"Kami berharap pelaku segera ditemukan dan memiliki itikad baik untuk bertanggung jawab atas perbuatannya," imbuh dia.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, mengatakan akan memeriksa kelanjutan laporan tersebut.

“Siap dicek dulu ke Kanit Laka ya,” kata Mujiyanto saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
  • Pangdam Ungkap Alasan TNI Bangun Batalyon Teritorial di Tiap Kabupaten, Bukan Sekadar untuk Tempur
  • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
  • 3 Kapal di Muara Angke Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
  • Pertunjukan Angklung Ramaikan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di IKN
  • Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan AS
  • Operasi Berantas Jaya, Polres Bekasi Kota Ungkap 77 Kasus Begal-Curanmor
  • Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
Konten Rekomendasi
  • Tak Ada Ampun, Trump Akan Terus Serang Iran sampai Merasa Cukup
  • Sidang Putusan 2 Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Ditunda 20 Juli
  • [POPULER GLOBAL] Pentagon Cemas Perang Iran Meluas | Spanyol Juara Piala Dunia
  • Banjir Bandang Terjadi di Sungai Batang Agam, 90 KK Terdampak
  • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
  • Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih