Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan!

Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan

Waktu: 2026-09-19 06:26:16 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 540x

Spesialis pencurian motor (curanmor) bersenjata tajam (bersenpi) di Jakarta Selatan, berinisial T (38) ditembak karena melawan ketika ditangkap di Lampung Timur, Lampung, Sabtu (18/7/2026).

"Karena melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku," tutur Kapolsek Pesanggarahan Kompol Seala Syah Alam ketika dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (19/7/2026).

T luka di bagian kaki sebelah kiri hingga harus menggunakan kursi roda ketika dibawa ke Polsek Pesanggarahan.

Keberadaan T di Lampung bisa teridentifikasi polisi setelah aksinya mencuri motor Honda Beat di kawasan Pesanggarahan terekam CCTV.

Ketika itu, T terlihat melakukan aksinya bersama rekannya yang sudah tertangkap lebih dulu berinisial AT.

Selain di Pesanggrahan, polisi juga menerima beberapa laporan terkait dengan kasus pencurian motor di kawasan Jakarta Selatan.

Oleh karena itu, Polres Metro Jakarta Selatan membentuk tim gabungan bersama Polsek Pesanggarahan, sampai akhirnya menangkap AR dan T.

AR bertugas sebagai pemetik atau yang mengambil motor korban ketika aksi pencurian dilakukan.

Sementara T berperan sebagai joki atau penunjuk jalan.

T juga bukan pertama kalinya terlibat kasus pencurian motor.

"Sudah pernah tertangkap sebelumnya tahun 2024, bebas kan, dan ternyata mengulangi perbuatan yang sama lagi. Jadi bisa dikatakan bahwa yang bersangkutan adalah residivis," ucap Seala.

Ia juga mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal T mengaku sudah beraksi di 20 titik Jakarta Selatan.

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti senpi rakitan dari tangan T.

"Setiap aksinya mereka menggunakan senpi tersebut untuk menakut-nakuti korban, seperti itu," kata Seala.

Polisi menyebut, T tak kapok melancarkan aksinya karena terdesak kebutuhan ekonomi.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Polemik Twibbon Vulgar MPLS, Kurangnya Pemahaman Batasan Bermedsos dan Pendidikan Karakter
  • Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional
  • Trump Sebut Pemilu AS 2020 Diintervensi China
  • Duar! 2 Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz
  • Psikologi Orang yang Hobi Bertanya Saat Nonton Film, Ternyata Bukan karena Tak Fokus
  • Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka
  • Pod Getar Mulai Beredar di Kabupaten Bogor, Kasus Perdana di Perumahan Elite
  • Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
Konten Rekomendasi
  • Standing Motor di Atas Jembatan, Pria Kampar Terjatuh ke Sungai dan Hilang
  • Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
  • Kejagung Bentuk 'Tim 9' Berisi Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie Adriansyah
  • Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun
  • Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui
  • Baleg DPR Rampungkan Draf RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan