Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS!

Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS

Waktu: 2026-08-04 18:03:12 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 785x

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan meningkatkan layanan 20 puskesmas di wilayahnya menjadi puskesmas rawat inap di tahun 2026. Salah satunya Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengatakan bahwa Puskesmas Mandrehe diprioritaskan karena lokasinya strategis dan melayani masyarakat.

"Secara letak dekat dengan masyarakat karena di sini ada 20 desa dengan 23.000 penduduk, jarak ke rumah sakit 60 Km," ujar Booby dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).

Menurut Bobby, di puskesmas tersebut nantinya akan dibangun ruang rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur. Lalu, fasilitas persalinan, peralatan kesehatan, dan juga tenaga medis akan ditambah.

"Jadi ini kita perbaiki fasilitasnya, salah satunya ini bisa menjadi rawat inap. Tadi hanya ada dua tempat tidur dan fasilitasnya minim sekali, jadi kita akan buat isinya ada 10 bed, bisa melakukan persalinan, dokter juga," ungkapnya.

Bobby mengatakan, penambahan fasilitas kesehatan di sana, juga merupakan upaya Pemprov Sumut menguatkan layanan kesehatan. Apalagi, setelah Presiden Prabowo membangun rumah sakit di Nias Barat.

"Kemarin Bapak Presiden sudah membangun rumah sakit daerah di sini, sangat bagus sekali. Kami dari Pemerintah Provinsi menafsirkan salah satu program presiden di bidang kesehatan, jadi kami dari provinsi coba membenahi Puskesmas-puskesmas biar enggak semua masyarakat ke rumah sakit karena salah satu kendalanya adalah aksesnya," katanya.

Selain peningkatan sarana dan prasarana, Pemprov Sumut juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan melalui program beasiswa dokter spesialis.

"Beasiswa dokter spesialis dari Pemerintah Provinsi di USU dan UGM, tahun kemarin ada 16 dan tahun ini ada lima lagi tes khusus dari Kepulauan Nias, jadi dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia)-nya coba kita tingkatkan, dari sisi fasilitas coba kita perbaiki," pungkasnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Kasus Febrie Adriansyah Dikaitkan dengan Blackout, Hotman Paris: Paling Lelucon!
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
  • 43 PKL di Jaktim Jalani Sidang Tipiring Usai Berjualan di Trotoar dan Bahu Jalan
  • 2 Klip Podcast Helmy Yahya bersama Pandji Pragiwaksono Tiba-tiba Hilang
  • Barang-barang yang Dibawa Polisi ke Gedung Bundar adalah Bukti Kasus Febrie
  • Pemerintah Tawarkan Proyek PLTS 100 GW ke Investor China
  • Ingin Baca Unggahan Trump Lebih Cepat dari Orang Lain? Siapkan Rp 1,6 Miliar per Bulan
  • Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas
Konten Rekomendasi
  • Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini
  • Purbaya dan DPR Berdebat soal Penempatan Rp 400 Triliun Dana SAL di Bank BUMN
  • Polda Metro Hormati 3 Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara
  • Cerita SD di Karanganyar yang Tak Dapat Murid Baru, Sudah Door to Door Cari Siswa
  • Timur Tengah Terus Memanas Bikin Saudi Borong Senjata AS
  • Studi Fosil Terbaru Bantah Teori Lama soal Evolusi Manusia