Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?!

Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?

Waktu: 2026-09-19 06:26:51 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 549x

Alasan pintu Museum Bahari tampak pendek

Terdampak penurunan tanah

Sekitar tahun 1900 hingga 1940-an, pintu masuk Museum Bahari masih sejajar dengan jalan di depannya. 

Saat itu, tembok yang menghadap ke jalan menjulang sekitar tiga hingga empat meter sehingga pintu masuk tampak tinggi.

Bahkan, masih terdapat ruang yang cukup tinggi di bagian atas pintu sehingga orang bertubuh tinggi pada masa itu, termasuk bangsa Belanda, dapat melintas dengan leluasa.

Seiring berjalannya waktu, kawasan pesisir Jakarta mengalami penurunan tanah yang disertai banjir berulang.

Kata Firman, untuk mengurangi dampaknya, permukaan tanah di sekitar Museum Bahari kemudian ditinggikan hingga sekitar 120 sentimeter.

Akibat peninggian tersebut, elevasi jalan saat ini lebih tinggi dibandingkan lantai asli bangunan museum. 

Oleh karena itu, pengunjung yang datang ke Museum Bahari harus menuruni anak tangga dari jalan raya sebelum memasuki area museum.

Museum BahariDok. Wikimedia Commons/Haryo Sutanto Museum Bahari

Perbedaan elevasi inilah yang membuat pintu Museum Bahari tampak lebih pendek dibandingkan kondisi aslinya pada masa lalu. 

Kendati demikian, struktur pintu dan bangunan tetap dipertahankan sebagai bagian dari pelestarian bangunan cagar budaya peninggalan VOC di kawasan Sunda Kelapa.

Tiket masuk Museum Bahari

Bagi yang berencana datang ke Museum Bahari, simak harga tiket masuknya berikut ini:

Tiket masuk Museum Bahari (per orang)

Selasa-Jumat:

Dewasa: Rp 10.000 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 5.000 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

Sabtu-Minggu:

Dewasa: Rp 15.000 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 5.000 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

Tiket masuk Museum Bahari (Grup minimal 30 orang)

Selasa-Jumat:

Dewasa: Rp 7.500 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 3.750 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

Sabtu-Minggu:

Dewasa: Rp 11.250 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 3.750 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Prabowo Rapat Bareng Luhut dkk di Hambalang, Update Ekonomi Nasional-GovTech
  • Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Warga Depok Diteror Tetangga
  • 25 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
  • Perampokan Sadis di Kaltim, Suami Diikat-Istri Diperkosa Pelaku
  • Bentrok Warga di Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah Kopdes Merah Putih, 3 Orang Tewas
  • Bos Perusahaan Tewas di Hotel Mewah Jaksel Diduga Ada Masalah Sama Istri
  • Terlalu Banyak Barang di Rumah Bisa Memicu Stres, Ini Cara Mengatasinya
  • 3 Kapal di Muara Angke Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
Konten Rekomendasi
  • Bangganya Fajar/Fikri Juara Japan Open di Momen 1 Tahun Kebersamaan
  • Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
  • ART di Tulungagung Curi Emas Majikan Senilai Rp 20 Juta, Tak Ditahan karena Menyusui
  • Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke RI
  • Respons Laporan Warga, Polres Kuansing Musnahkan 48 Rakit Emas Ilegal
  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus