Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pingsan di Ketinggian 2.200 Mdpl, Pendaki Gunung Agung Bali Ditandu Turun!

Pingsan di Ketinggian 2.200 Mdpl, Pendaki Gunung Agung Bali Ditandu Turun

Waktu: 2026-08-04 18:04:06 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 538x

Seorang pendaki bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45), pingsan akibat kelelahan saat mendaki Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali pada Sabtu (18/7/2026).

Pendaki tersebut dievakuasi tim SAR gabungan dalam kondisi tidak sadarkan diri dari ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Bhayangkara, menyampaikan bahwa korban mendaki Gunung Agung melalui jalur Pura Pasar Agung, Kecamatan Selat, Karangasem, sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat itu, korban bersama tujuh orang rekannya. Sekitar dua jam setelah memulai pendakian, korban kelelahan hingga pingsan di ketinggian 2.200 mdpl.

Kejadian itu dilaporkan ke Basarnas Bali. Personel Basarnas dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem dikerahkan ke lokasi.

Menurut Bhayangkara, pemandu lokal diterjunkan lebih dahulu dari Pasar Agung menuju titik keberadaan korban untuk mempercepat proses evakuasi.

"Pada pukul 15.00 Wita, tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi," kata Bhayangkara dalam keterangannya, Sabtu.

Pada saat yang sama, sembilan personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem menuju Pos Pendakian Pasar Agung. Sekitar 30 menit kemudian, tim SAR berhasil menjangkau korban di ketinggian 2.200 mdpl.

Bhayangkara mengatakan, pada pukul 16.40 Wita, tim SAR gabungan lainnya yang berjumlah 15 orang menyusul menuju lokasi.

Mereka kemudian bertemu di ketinggian 2.100 mdpl dan bersama-sama mengevakuasi korban menuju Pos Pendakian Pasar Agung.

Selama proses evakuasi, menurut Bhayangkara, korban masih dalam kondisi tidak sadarkan diri dan ditandu turun oleh tim SAR gabungan.

Sekitar pukul 18.00 Wita, korban akhirnya tiba di Pos Pendakian Pasar Agung dan langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas Puskesmas Selat.

Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan ambulans ke Puskesmas Selat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • SD Negeri Sepi Peminat, Komisi X DPR Minta Tata Ulang Sebaran Sekolah
  • Ngeri Kebakaran Maut di Bar di Bangkok hingga Muncul Semburan Api
  • Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
  • Geger Wanita Ditemukan Tinggal Kerangka di Sukabumi Ternyata Korban Pembunuhan
  • Marak Truk Tabrak Jembatan di Jakarta, Berapa Batas Tinggi Maksimal?
  • Memori Ngeri Bencana Lahar Dingin yang Menewaskan 25 Ribu Orang
  • Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz
  • Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
Konten Rekomendasi
  • Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi
  • ORI030 Diburu saat Ekonomi Indonesia Dinilai Masuki Fase "New Normal"
  • Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
  • Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
  • SD Negeri Sepi Peminat, Mendikdasmen Buka Suara
  • Geledah Kantor Bupati dan Dinas di Sukoharjo, KPK Sita Uang hingga Perhiasan