Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs TNI Evakuasi Puing Pesawat AMA yang Dibakar di Yahukimo, Jalur Penerbangan Dipulihkan!

TNI Evakuasi Puing Pesawat AMA yang Dibakar di Yahukimo, Jalur Penerbangan Dipulihkan

Waktu: 2026-08-04 17:22:12 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 444x

PAPUA PEGUNUNGAN, KOMPAS.com — TNI mengevakuasi puing-puing pesawat Pilatus PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA).

Pesawat tersebut sebelumnya dibakar dalam serangan yang diduga dilakukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Distrik Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, proses pembersihan dilakukan untuk mempercepat pemulihan jalur transportasi udara yang menjadi akses utama masyarakat di Distrik Balinggama.

"Kami mempercepat evakuasi agar jalur penerbangan perintis dapat segera kembali beroperasi," ujar Lucky dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Letjen Lucky bersama Kaskogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto dan pejabat utama Kogabwilhan III. Pembersihan puing-puing pesawat juga melibatkan masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama setempat.

Menurut Lucky, normalisasi landasan dan area sekitar diharapkan mempercepat kembali layanan penerbangan perintis menuju Distrik Balinggama.

Pemulihan akses udara dinilai penting untuk mendukung distribusi logistik, aktivitas masyarakat, serta pelayanan gereja di wilayah tersebut.

Pilot tewas dalam serangan

Pesawat Pilatus PK-RCY sebelumnya dilaporkan dibakar dalam serangan yang juga menewaskan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F Goselin.

Lucky menyatakan tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

"Kekejian OPM bukan hanya melampaui batas perikemanusiaan, tetapi juga menginjak norma moral, budaya, adat, dan agama," kata Lucky.

Sebelumnya, Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengklaim kelompoknya bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Menurut Lucky, jenazah Nicholas telah dievakuasi ke Timika setelah personel TNI mengamankan lokasi kejadian.

Ia memastikan jalur penerbangan di Distrik Balinggama kini telah dinyatakan aman untuk kembali digunakan, termasuk guna mendukung pelayanan gereja di wilayah tersebut.

Berita sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Kodap XVI Yahukimo mengaku bertanggung jawab atas penembakan pilot Nichloas F Goselin dan pembakaran pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) di Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026).

"Pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dari Kompi Bakusip bertanggung jawab atas penembakan pilot berkebangsaan Amerika Serikat Nichloas F Goselin serta pembakaran satu unit pesawat milik maskapai penerbangan Indonesia milik PT AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo," kata Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Kamis petang.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Serangan AS ke Iran Masuki Hari ke-9, Hormuz Terus Memanas
  • Soundrenaline di M Bloc, Danilla Riyad: Lebih Intim
  • AI Jadi Senjata Baru Kelompok Teroris? Ini Temuan Terbarunya
  • Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
  • Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
  • Prediksi BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok 20 Juli 2026
  • Sambut HDI 2026, DWP Kemensos Gelar Beauty Class untuk Pegawai Perempuan
  • Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026
Konten Rekomendasi
  • Napi Lapas Banyuwangi Pesan Sabu, Janjikan Rp 500.000 ke Pengantar
  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak dan Melawan Saat Diduga Diculik di Jakpus
  • Jelang Final Piala Dunia, FIFA Dituding Membiarkan Kecurangan
  • Herdman Sebut Ujian Terberat Timnas Indonesia di Piala AFF
  • Kronologi Petugas Bongkar Bagasi Bus DAMRI di Bakauheni, Temukan 977 Burung Liar Tanpa Dokumen
  • Diduga Gondol Motor Trail Honda CRF, Pria di Mamuju Kabur ke Hutan dan Tinggalkan Kendaraan Curian