Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah!

Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah

Waktu: 2026-09-19 06:36:48 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 924x

Pulau Kelor, salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Pulau ini merupakan pulau kecil dengan keunggulan panorama pemandangan alam berupa bentangan laut luas yang terlihat dari puncak bukitnya.

Selain itu, pesona pulau tak berpenghuni ini adalah dari keindahan pantai yang berpasir putih serta air laut yang bening.

Kawasan ini pun biasa dijadikan area snorkeling karena keindahan panorama bawah laut dan keanekaragaman hayati. Lokasi pulau ini berada tidak jauh dari Labuan Bajo.

Untuk mencapainya, butuh waktu kurang lebih 20 menit menggunakan speedboat atau 30 menit menggunakan kapal pinisi dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Salah seorang pemandu wisata dari Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI), Alex Hatol mengatakan, Pulau Kelor selalu menjadi salah satu pilihan obyek wisata untuk perjalanan wisata setengah hari di Labuan Bajo.

Mereka sering membawa wisatawan asing maupun mancanegara ke lokasi ini.

"Pulau Kelor seperti Pulau Padar kecil. Wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai dan pulau dari atas bukit tinggi," terang Alex kepada Kompas.com baru-baru ini.

Aktivitas wisata di Pulau Kelor

Biasanya, saat tiba di pulau, wisatawan langsung diajak trekking ke puncak Pulau Kelor. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke puncak.

"Dari puncak kelihatan pulau-pulau eksotis lain di sekitar Pulau Kelor. Sangat indah," imbuh Alex.

Setelah naik ke puncak, wisatawan biasanya dibawa ke area pesisir pantai. Di situ, biasa dijadikan spot berenang, berjemur, dan snorkeling.

Pesona Pulau Kelor di Labuan BajoKOMPAS.com/APOLONIA INERU BAHALI Pesona Pulau Kelor di Labuan Bajo

"Tamu-tamu akan berenang dan snorkeling dari arah pantai. Air lautnya jernih, pemandangan bawah lautnya juga bagus oleh terumbu karang dan biota laut," ucap dia.

Meski tanpa pemukiman warga, di obyek wisata ini juga terdapat beberapa pelaku UMKM yang menjual berbagai jenis suvenir khas Labuan Bajo.

Selain itu juga terdapat kantin-kantin yang menjual makanan dan minuman ringan.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Di Balik Gugurnya Serda Hengki, Kakak Kenang Cita-cita Jadi Tentara Sejak SMA
  • Taktik Kasar Argentina Rusak Laga Final Piala Dunia, Spanyol Dinilai Layak Menang
  • Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang
  • Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin
  • Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
  • Kandang Ayam 4 Hektar Dikeluhkan Warga Ciputat, Kuasa Hukum: Izin Kami Sudah Lengkap
  • Meninggal saat Jaga Merti Dusun, Anggota Satlinmas Semarang Dapat Santunan
  • Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Konten Rekomendasi
  • 6 Contoh Jawaban Inspirasi Baru dari Tindak Lanjut PMM
  • Beras Termahal di Dunia Ada di Jepang, Capai Rp 1,8 Juta per Kg
  • Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
  • Final Piala Dunia 2026: Tarian Tango Vs Flamenco
  • Trump Bilang Spanyol Pantas Menangi Piala Dunia
  • Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis