Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan!

MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan

Waktu: 2026-09-19 06:35:46 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 383x

Hari ketiga sekolah aktif, polisi melakukan uji food safety menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Lelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026).

Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Pamekasan melakukan uji klinis dan organoleptik di lokasi. Mereka memeriksa semua makanan yang akan disajikan ke siswa.

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, food safety dilakukan untuk memastikan mutu makanan yang akan disalurkan ke siswa.

"Seluruh hidangan kami uji. Sehingga makanan yang disajikan benar-benar sehat," ucapnya.

Menurutnya, semua hidangan harus higienis, dan terbebas dari zat kimia berbahaya. Pemeriksaan dilakukan sebelum makanan dikirim ke sekolah-sekolah pada Rabu (15/7/2026).

Pada pemeriksaan, polisi mengambil sampel dari seluruh menu. Mulai dari nasi putih, udang crispy, acar bumbu kuning, tumis tahu bakso, hingga buah melon segar.

"Untuk pemeriksaan hari ini tidak ada masalah, seluruh sampel negatif," katanya.

Dikatakan, polisi menggunakan alat khusus food safety saat melakukan uji klinis. Pada semua menu tidak ditemukan kandungan zat berbahaya seperti Formalin, Arsenik, Sianida, dan Nitrit.

"Hasil uji organoleptik nya menunjukkan rasa dan bau makanan dalam kondisi normal dan segar," tutur Yoni Evan Pratama.

Diungkapkan, berdasar laporan hasil uji, 100 persen makanan di SPPG Kemala Bhayangkari hari ini aman dan layak disajikan.

Dia menyampaikan, pemeriksaan dan uji food safety akan dilakukan secara bergilir di sejumlah SPPG. Sehingga semua makanan dipastikan aman dikonsumsi siswa di sekolah.

"Uji ini kita lakukan bertahap. Sehingga semua SPPG lebih hati-hati dalam menyajikan menu MBG," ujarnya.

Pihaknya mengimbau, semua SPPG harus memastikan makanan yang disajikan bergizi. Mulai dari produksi hingga penyajian harus mematuhi Standar operasional prosedur (SOP).

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung
  • RUU Satu Data Indonesia Bakal Diusulkan Jadi Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna
  • SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah
  • Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
  • Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor
  • Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
  • Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
  • Kelompok Kriminal Terorganisir India Jadi Ancaman Global
Konten Rekomendasi
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan hingga Malam
  • Gempa M 5,1 Guncang Peru, 5 Orang Tewas
  • Kapolri Serap Aspirasi Ojol hingga Pecalang Bali, Ajak Optimalkan Layanan 110
  • Bareskrim Lepas Police Line dan CCTV di White Rabbit Jaksel Terkait Narkoba
  • Pakar Apresiasi Prabowo Terkait Penanganan 3 Kasus Korupsi: Tegas
  • Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS