Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik!

Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik

Waktu: 2026-08-04 18:04:03 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 818x

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan V, Bobby Adhityo Rizaldi , telah diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. Bobby mengatakan semua sudah disampaikan ke penyidik KPK.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis , Bobby Rizaldi keluar dari gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 19.13 WIB. Bobby langsung meninggalkan gedung KPK tanpa banyak memberikan komentar.

"Semua sudah disampaikan kepada penyidik, dan kami sangat mendukung proses ini," kata Bobby Rizaldi singkat.

Berdasarkan catatan KPK, Bobby tiba di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 09.58 WIB. Dengan demikian, Bobby telah diperiksa sekitar 9 jam 15 menit.

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah anggota V Badan Pemeriksa Keuangan , Bobby Adhityo Rizaldi . Penyidik menyita sejumlah barang bukti dari penggeledahan tersebut.

"Benar, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara BB, yang berlokasi di wilayah Jakarta. Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Selasa .

Budi mengatakan bukti elektronik yang disita akan diekstrak untuk kebutuhan pendalaman informasi. Dia mengatakan penggeledahan dilakukan terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison.

"Pada prinsipnya, kegiatan penggeledahan tersebut adalah untuk melengkapi bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara terkait dugaan suap dalam audit BPK di Pemkab Muara Enim," ujarnya.

Diketahui, Edison ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada Senin . KPK kemudian menetapkan Edison sebagai tersangka pada Selasa .

Selain Edison, KPK menetapkan tiga orang lain sebagai tersangka seusai OTT itu. Berikut ini identitas para tersangka:

1. Bupati Muara Enim, Edison2. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Abi Nurwardani.3. Keponakan Bupati, Adi Triyadi4. Marketing PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.

KPK menduga Edison menerima suap Rp 500 juta dari Cory. Suap diduga diterima lewat Abi Nurwardani.

Suap diduga merupakan duit menjaga 'hubungan baik' karena PT MSA selaku supplier smart board telah mendapat proyek pengadaan dari Pemkab Muara Enim tahun 2025. Selain itu, Abi menerima setoran duit dari rekanan dinas lainnya di Muara Enim. KPK menyita duit sekitar Rp 1,9 miliar dalam perkara ini.

Pada Rabu , KPK melakukan OTT terhadap lima orang ASN BPK. KPK menyebutkan OTT ini masih terkait dugaan suap di Pemkab Muara Enim. KPK menduga Bupati Muara Enim memberi suap ke pihak BPK terkait temuan dalam pengadaan smart board.

KPK kemudian menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan suap dari pihak Edison ke pihak BPK. KPK mengungkap pihak BPK meminta Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit.

Berikut ini lima tersangka dalam kasus kedua Edison:1. Angga selaku pihak swasta2. Titin Rita Lestari selaku ASN atau Pengendali Teknis3. Edison selaku Bupati Muara Enim4. Cory Erin Hardi selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi5. Fika selaku pihak Direktur PT Millenium Solusi Abadi

Simak juga Video 'Tok! Mantan Anggota BPK Achsanul Qosasi Divonis 2,5 Tahun Penjara':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai
  • Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
  • Saham IPO Sering ARA Berkali-kali, Analis Ingatkan Ritel Jangan Terjebak Hype
  • Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional
  • Bola Jadi Cermin Bangsa: ‘Sosiologi’ Final Piala Dunia 2026
  • Awasi Kasus Febrie, Komisi III DPR Terus Dukung Kerja Kejagung
  • Usia Produktif Dominasi Kasus HIV di Sidoarjo, Dinkes Catat 3.767 ODHIV Berusia 25-40 Tahun
Konten Rekomendasi
  • Polisi Tangkap Remaja di Jaksel yang Lecehkan 3 Anak, Modus Ajak Main Gim
  • Polda Riau Bongkar Sawmill Ilegal di Kampar, Ratusan Kayu Illegal Logging Disita
  • Bukan Sekadar Skincare, Dokter Ungkap Rahasia Kulit Pria Tetap Sehat dan Terawat
  • Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
  • Tanggul Sungai Aek Sigala-gala Jebol, Permukiman di Tapanuli Tengah Terendam 1,5 Meter
  • Prabowo: Senjata RI Diakui Dunia, Menang Pertandingan Menembak 12 Kali