Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Polda Sumsel Dirikan Kafe Buruh Presisi, Jadi Ruang Dialog Ketenagakerjaan!

Polda Sumsel Dirikan Kafe Buruh Presisi, Jadi Ruang Dialog Ketenagakerjaan

Waktu: 2026-08-04 18:43:52 Sumber: Juniki Penulis: Pendidikan Dibaca: 490x

Polda Sumatera Selatan kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui peresmian Kafe Buruh Presisi. Inovasi ini sebuah ruang dialog ketenagakerjaan yang dipadukan dengan Posko Industrial Ketenagakerjaan.

Fasilitas yang berlokasi di Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang tersebut menjadi yang pertama di Indonesia di tingkat Kepolisian Daerah. Fasilitas ini menjadi bagian dari implementasi Desk Ketenagakerjaan Polri dalam memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana menyampaikan Kafe Buruh Presisi merupakan rumah bersama bagi seluruh pekerja dan pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Sumatera Selatan.

"Kafe Buruh Presisi kami hadirkan sebagai tempat silaturahmi, ruang dialog, sekaligus wadah mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan. Tempat ini adalah milik bersama yang harus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang baik sehingga hubungan industrial tetap harmonis dan situasi kamtibmas tetap kondusif. Polri tidak mungkin bekerja sendiri menjaga keamanan. Karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja, untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas Sumatera Selatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu .

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan Kafe Buruh Presisi merupakan bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

"Kafe Buruh Presisi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi simbol kehadiran negara melalui Polri dalam mendengar, memfasilitasi, dan mencari solusi atas persoalan ketenagakerjaan. Kami berharap fasilitas ini menjadi ruang komunikasi yang produktif, memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, pemerintah, dan kepolisian sehingga tercipta hubungan industrial yang sehat, produktif, serta mampu menjaga stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan," imbuhnya.

Peresmian Kafe Buruh Presisi dilaksanakan hari ini. Kegiatan diawali dengan dialog bersama perwakilan sepuluh organisasi serikat pekerja dan serikat buruh se-Sumatera Selatan yang dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

Sebanyak 50 perwakilan dari sepuluh organisasi serikat pekerja dan buruh mengikuti dialog terbuka sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan kalangan pekerja.

Kafe Buruh Presisi dibangun sebagai ruang komunikasi yang lebih terbuka, humanis, dan mudah diakses oleh pekerja maupun pelaku usaha.

Selain menyediakan area diskusi informal, fasilitas ini juga dilengkapi Posko Industrial Ketenagakerjaan yang diisi personel dari fungsi Intelkam, Ditreskrimsus, serta Desk Ketenagakerjaan Polda Sumsel untuk memberikan pendampingan, menerima informasi, memfasilitasi penyelesaian persoalan hubungan industrial, serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik ketenagakerjaan.

Di dalam kawasan tersebut juga tersedia ruang bagi pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga pekerja.

Keberadaan Kafe Buruh Presisi merupakan implementasi Program Presisi Polri yang diinisiasi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, menjaga iklim investasi yang sehat, serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

Melalui pendekatan dialogis, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator yang menjembatani komunikasi antara pekerja, perusahaan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam dialog tersebut, perwakilan serikat buruh menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Sumsel yang dinilai menghadirkan paradigma baru dalam hubungan antara Polri dan kalangan pekerja.

Menurut mereka, kehadiran Kafe Buruh Presisi memberikan ruang komunikasi yang lebih nyaman, terbuka, dan setara sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat didiskusikan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Perwakilan serikat buruh juga berharap konsep serupa dapat direplikasi di seluruh Polres jajaran Polda Sumsel.

Polda Sumatera Selatan berkomitmen mengoperasikan Kafe Buruh Presisi secara berkelanjutan sebagai pusat komunikasi, konsultasi, dan kolaborasi bidang ketenagakerjaan.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi model pelayanan Polri yang humanis dan adaptif serta dapat dikembangkan di jajaran Polres sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan pekerja, menjaga kondusivitas hubungan industrial, dan mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
  • INFOGRAFIK: Hoaks Bansos PKH Senilai Rp 1,5 Juta dari Kemensos, Cek Faktanya!
  • Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar
  • Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun
  • 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
  • Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi
  • Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya
  • Hobi Lari Bawa Pasutri Asal Tangerang Keliling Indonesia
Konten Rekomendasi
  • Intip Rahasia Diet Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
  • Diet Bebas Gluten Bikin Berat Badan Matt Damon Turun, Pakar: Bukan Karena Glutennya
  • Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
  • Deretan Rekor yang Dapat Diukir Messi di Final Piala Dunia 2026
  • Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
  • Polisi Terluka Saat Amankan Terduga Pencuri Motor dari Amukan Massa di Bogor