Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas!

Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas

Waktu: 2026-09-19 06:35:52 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 734x

Kronologi Kejadian, Berawal dari Gonggongan Anjing

Leonardus menjelaskan, peristiwa bermula pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, korban sedang duduk santai sembari meminum kopi bersama adik kandungnya di pondok mereka.

Tiba-tiba, keheningan pagi terganggu oleh suara gonggongan anjing peliharaan korban yang terus-menerus tak jauh dari lokasi pondok. Mendengar hal itu, naluri berburu korban langsung muncul.

"Korban kemudian mengambil peralatan berburu berupa parang, tombak, dan senapan angin," kata Leonardus saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Tanpa rasa curiga, korban langsung bergegas menuju ke arah sumber suara gonggongan anjing yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah atau pondok tempatnya bersantai.

Ditemukan Meninggal Dunia oleh Sang Adik

Kecurigaan mulai muncul setelah beberapa jam berlalu namun korban tak kunjung kembali ke pondok. Sekitar pukul 11.00 Wita, adik korban memutuskan untuk menyusul dan mencari keberadaan kakaknya.

Di tengah perjalanan menyusuri hutan, sang adik berpapasan dengan anjing peliharaan milik korban. Anjing tersebut tampak menunjukkan gelagat tidak biasa dan berjalan menuntun sang adik ke suatu arah.

Adik korban kemudian mengikuti langkah kaki anjing tersebut. Tak lama kemudian, ia terkejut saat menemukan kakaknya sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa.

"Adik korban lalu mengikuti anjing yang berjalan menuju ke arah korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Leonardus.

Mengetahui sang kakak sudah meninggal, adik korban langsung berlari kembali ke perkampungan untuk menyampaikan kabar duka tersebut kepada pihak keluarga besar.

Hasil Pemeriksaan Medis, Ada Luka Gigitan Binatang

Mendapat laporan dari warga, jajaran kepolisian dari Polres Sikka langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Olah TKP dipimpin oleh Kasubsektor Nebe Aiptu Sadryanto didampingi Kaur Identifikasi Polres Sikka Aipda Kristoforus Suri bersama Tim INAFIS. Namun, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban ternyata sudah dievakuasi oleh pihak keluarga ke rumah duka.

Petugas medis dari Puskesmas Watubaing, yang terdiri dari dokter Servasius Suwaldus Situ dan seorang perawat, kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

Berdasarkan hasil visum luar oleh tim medis, ditemukan sejumlah luka robek pada bagian tubuh korban yang menjadi penyebab kematian.

"Dari hasil pemeriksaan dokter, ditemukan beberapa luka gigitan binatang yang diduga babi hutan pada tubuh korban," terang Leonardus.

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak Polres Sikka sempat berkoordinasi dengan keluarga untuk melakukan proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Kendati demikian, pihak keluarga secara tegas menolak tindakan medis tersebut.

Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menerima insiden berdarah itu murni sebagai sebuah musibah. Penolakan tersebut juga diperkuat dengan penandatanganan surat pernyataan penolakan autopsi oleh perwakilan keluarga.

Saat ini, jenazah pria paruh baya tersebut telah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di RT 008/RW 003, Dusun Wailamung, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Warga Wailamung Sikka Tewas Digigit Babi Hutan

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • 3 Zodiak yang Diprediksi Semakin Berdaya pada 17 Juli 2026, Ada Aries
  • Polres Kebumen Minta Warga yang Kehilangan Anggota Keluarga Segera Lapor, Ini Ciri-ciri Perempuan yang Ditemukan di Sungai Lukulo
  • United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan
  • AI Mulai Jadi Teman Belanja, Konsumen Kian Percaya Rekomendasinya
  • Pingsan di Ketinggian 2.200 Mdpl, Pendaki Gunung Agung Bali Ditandu Turun
  • Regulasi Baru MotoGP 2027, Marquez Yakin Bisa Pecahkan Rekor
  • Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
  • Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris
Konten Rekomendasi
  • KPK Sebut Bupati Sukoharjo Ancam Mutasi Anak Buah yang Tak Mau Setor Duit
  • Menteri Bahlil Sebut Stok BBM di Sumut Ada, Cuma Sopir yang Mogok
  • Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? Ini 15 Pilihannya
  • BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
  • Ketum KOI Harap Prestasi Anggie Intania Chalik Picu Kebangkitan Tinju Indonesia
  • Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara