Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Google Borong Pasokan Listrik dari Pembangkit Surya Raksasa!

Google Borong Pasokan Listrik dari Pembangkit Surya Raksasa

Waktu: 2026-08-04 18:04:03 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 499x

Google dilaporkan akan "menyedot" seluruh produksi listrik tahap awal dari proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Steel River di Arkansas, Amerika Serikat, mulai 2029.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pasokan energi bersih di tengah meningkatnya kebutuhan listrik akibat ekspansi layanan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Google akan membeli seluruh output awal pembangkit berkapasitas 1,6 gigawatt (GW) dari proyek yang dikembangkan perusahaan energi Cypress Creek Energy.

Meski demikian, Google tidak menerima pasokan listrik secara langsung dari pembangkit listrik. Listrik yang dihasilkan Steel River akan tetap disalurkan ke jaringan listrik umum di Arkansas.

Kesepakatan antara Google dan Cypress Creek menggunakan skema Virtual Power Purchase Agreement (VPPA) atau perjanjian pembelian listrik virtual.

Melalui skema ini, listrik tetap dijual ke jaringan listrik umum. Sementara Google memberikan komitmen pembelian jangka panjang yang membantu pengembang memperoleh pendanaan proyek.

Model tersebut memungkinkan perusahaan teknologi memperoleh manfaat dari penambahan kapasitas energi terbarukan tanpa harus membangun maupun mengelola pembangkit listrik sendiri.

Namun, karena listrik masuk ke jaringan umum, tidak semua listrik yang digunakan pusat data Google berasal langsung dari proyek Steel River. Pasokan listrik yang diterima fasilitas Google tetap bergantung pada sumber energi yang tersedia di jaringan pada saat itu.

Pusat data Google juga nantinya tetap memperoleh pasokan listrik dari jaringan regional yang terdiri atas berbagai sumber energi, seperti batu bara, gas alam, tenaga nuklir, serta energi terbarukan.

Dengan skema tersebut, Google mendukung pembangunan pembangkit energi terbarukan tanpa memiliki aset pembangkit maupun mengoperasikannya secara langsung.

Selain pembangkit surya berkapasitas 1,6 GW, alokasi Google juga mencakup sistem penyimpanan energi berbasis baterai berkapasitas sekitar 2 GW. Kapasitas tersebut disebut setara dengan kebutuhan listrik sekitar 315.000 rumah.

Adapun keseluruhan proyek Steel River dirancang memiliki kapasitas hingga 2,46 GW pembangkit surya dan 2,94 gigawatt-jam (GWh) penyimpanan baterai. Pembangkit listrik ini akan selesai dibangun pada 2029.

Konsumsi listrik Google terus meningkat

Langkah Google mengamankan pasokan energi bersih dilakukan di tengah meningkatnya konsumsi listrik perusahaan.

Laporan menyebut konsumsi listrik Google beserta emisi berbasis jaringan listrik meningkat sekitar 37 persen sepanjang 2025, seiring ekspansi infrastruktur AI dan pusat data.

Selain mengandalkan tenaga surya, Google sebelumnya juga telah menandatangani sejumlah perjanjian pembelian listrik dari pembangkit tenaga air dan proyek energi bersih lainnya untuk mendukung target pengurangan emisi karbon.

Google bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang berinvestasi melalui kontrak energi terbarukan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Winbuzzer.

Meta sebelumnya dilaporkan menandatangani perjanjian pembelian listrik dari proyek pembangkit surya Waterloo Solar di Texas.

Sementara Amazon memilih jalur berbeda dengan mengakuisisi proyek pembangkit tenaga surya Sunstone di Oregon melalui anak usahanya.

Berbeda dengan Amazon yang mengambil alih kepemilikan proyek, Google memilih mendukung pembangunan pembangkit melalui kontrak pembelian listrik jangka panjang.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Tak Semua Mobil Bisa Dibuatkan Kunci Immobilizer Cadangan
  • Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan
  • Peringatan Tsunami Dicabut, Tak Ada Kerusakan Besar Imbas Gempa Meksiko
  • Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru
  • Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai 11 Bupati-Wali Kota Kena OTT
  • Reza Arap Ungkap Album Weird Genius Hampir Rampung
  • Marinus Gea Dorong Unias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila
  • Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi
Konten Rekomendasi
  • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
  • Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita 3 Kg Sabu hingga 1.193 Pil Ekstasi
  • 3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Senpi Diamankan
  • Kantor Disegel, Bupati Lombok Barat Ternyata Kena OTT KPK
  • Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri
  • Nagita Slavina Cari Talenta Muda Berbakat dari Cabor Basket