Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara!

Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara

Waktu: 2026-08-04 18:06:28 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 447x

Kebakaran tersebut bahkan terlihat dari kawasan kejauhan. Asap putih tampak membumbung dari salah satu puncak gunung yang ada di Pegunungan Anjasmoro tersebut.

Agustiningtyas menegaskan, pihaknya menyiapkan beberapa upaya dalam penanggulangan kebakaran di kawasan pegunungan tersebut. Di antaranya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan empat regu pemadam untuk mencari titik api.

”Melakukan pemantauan dari puncak Bukit Cendono oleh satu regu Tahura. Juga koordinasi dengan instansi terkait, mulai dari BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Provinsi Jatim, dan Kepolisian,” kata Agustiningtyas.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa titik api di kawasan Pegunungan Anjasmoro itu pertama kali terlihat pada Selasa, 14 Juli 2026 sore.

Kobarannya saat itu terlihat dari kawasan Dusun Mrasih, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

"Itu terlihat titik api mengepul. Sehingga teman-teman dari Tahura Raden Soerjo, karena ini masuk kawasan hutan konservasi yang ada di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, itu membentuk tim bersama BPBD terjun ke lokasi,” ujar Rinaldi saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Saat ini, menurut Rinaldi, tim tersebut stand by di Pos Pendakian Bukit Cendono, Kecamatan Pacet, Mojokerto.

Setelah dilakukan pengecekan, titik api diduga berasal dari kawasan lereng Gunung Biru yang bersebelahan dengan Bukit Cendono di Pegunungan Anjasmoro.

”Sementara memang jalur pendakian Bukit Cendono ditutup sementara sampai kondisi sudah aman,” kata Rinaldi.

Dia menyebut, tim pemadam masih memantau kondisi di lapangan, karena titik api cukup sulit dijangkau secara manual lantaran medan yang curam dan terjal.

Menurut Rinaldi, mereka masih berupaya mencari akses dalam memadamkan beberapa titik api yang berkobar di kawasan pegunungan, melalui Desa Kemiri, Kecamatan Pacet atau melalui Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Prilly Latuconsina Liburan ke Kalibiru, Angin Segar untuk Wisata Kulon Progo
  • 4 Metode Pembayaran Digital yang Dipakai Pelaku Judi Online untuk Kelabui Petugas
  • MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK
  • SRT Sulsel Dibangun Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dilengkapi Smart Classroom
  • Wapres AS Blak-blakan, Sebut Epstein Punya Koneksi ke Mossad dan CIA
  • Diundang Menteri HAM ke Kantornya, Sumarsih: Saya Tidak Mau Percaya Mereka
  • Sejumlah Lajur Tol Jakarta-Tangerang Ditutup hingga 27 Juli
  • Lamborghini Sebut Teknologi EV Belum Matang
Konten Rekomendasi
  • Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
  • Wellah Hatta Asal Indonesia Jadi Stage Manager Final Piala Dunia 2026
  • Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri
  • BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
  • Janji Alwi Habis-habisan Berburu Revans Lawan Lanier di Japan Open
  • Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi