Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun!

ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun

Waktu: 2026-08-04 18:02:56 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 179x

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan jumlah penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 150.000 orang.

Adapun MotoGP di Mandalika akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 mendatang. Perputaran ekonomi dari gelaran selama tiga hari tersebut ditarget bisa mencapai di atas Rp 4,9 triliun.

Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Ia optimistis kehadiran dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, dapat mendongkrak antusiasme masyarakat untuk menyaksikan balapan secara langsung.

"Kita mau coba naik di 144.000 sampai 150.000 pengunjung, mudah-mudahan itu tercapai," ujar Troy dalam media gathering Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca juga:

Menurutnya, optimisme itu juga didukung komitmen Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang akan mengirim sekitar 8.000 penonton dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan kepada pembalap Indonesia.

"Ini bentuk-bentuk dukungan positif untuk pembalap kita supaya jadi semakin semangat," kata dia.

Selain menargetkan peningkatan jumlah penonton, ITDC juga membidik dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026. Perputaran uang diharapkan melampaui capaian tahun lalu yang berkisar Rp 4,9 triliun.

Troy menilai MotoGP tidak hanya menjadi ajang balap motor, tetapi juga telah berkembang menjadi penggerak sport tourism yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Kalau tahun lalu mungkin sekitar Rp 4,9 triliun, kita berharap dengan adanya pembalap Indonesia mungkin harusnya bisa lebih dari itu. Sesungguhnya MotoGP ini bukan hanya sebuah gelaran MotoGP, tapi bagaimana sport tourism melalui MotoGP bisa mengerek perekonomian secara besar," ucapnya.

Lebih lanjut, Troy bilang, manfaat ekonomi penyelenggaraan MotoGP pada dasarnya tidak hanya dirasakan oleh NTB sebagai tuan rumah, tapi juga daerah lain yang terlibat dalam rangkaian kegiatan menjelang balapan, termasuk Jakarta.

"Hari ini Jakarta dapat momentum, artinya pasti harusnya bergerak (perekonomian). Saya berharap dari tahun lalu bisa bergerak naik, lebih positif," tutur Troy.

Ia menambahkan, penjualan tiket MotoGP Indonesia 2026 juga menunjukkan tren positif. Seluruh tiket kategori early bird telah habis terjual dan saat ini penjualan telah memasuki tahap Presale 1.

Menurut dia, hingga sekitar 80 hari sebelum balapan digelar, nilai transaksi penjualan tiket telah mencapai sekitar Rp 2,5 miliar atau lebih cepat dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

"Early bird sudah habis dan sekarang sudah masuk ke tahap Presale 1. Dalam waktu dua minggu tiba-tiba habis dan ini hal yang positif," tutup Troy.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Nobar Final Piala Dunia di Balai Kota Bogor, Ini Lokasi Parkir Kendaraan
  • Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah
  • Memanas! AS Bombardir Penyimpanan Rudal Iran Selama 90 Menit
  • Viral Remaja di Sidoarjo Terima Pesanan Ojol Sambil Bugil di Teras Rumah
  • Kehilangan Orangtua dan Kaki Diamputasi, Lovanya, Siswi SD Korban Kecelakaan Maut Cirebon Dijamin Pendidikannya
  • 10 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
  • Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
  • Motif Penusukan di Jakbar Terungkap, Dipicu Video Pacar yang Diduga Disebar
Konten Rekomendasi
  • Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
  • 4 Fakta Bos Perusahaan Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel
  • Konser Akbar Monas Sediakan 8 Kantong Parkir, Tampung 5.020 Kendaraan
  • Melihat Mini Zoo Purworejo yang Mangkrak, Proyek Rp 9,69 Miliar Berujung Korupsi
  • Menkum Buka Suara soal Tarif Baru Naturalisasi dan Lepas Status WNI
  • Cerita Ibra, Bocah Kelas 6 SD di Boyolali yang Dapat Penghargaan Internasional Usai Temukan "Bug" NASA