Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG!

Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG

Waktu: 2026-08-04 18:04:57 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 755x

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari mengungkapkan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis saat ini difokuskan pada dua aspek utama. Salah satunya, validasi data penerima manfaat.

"Jadi yang pertama kami perbaiki: 63 juta itu beneran nggak sih? Itu pertama. Kalau itu berapa yang bener, lalu berapa yang seharusnya kami berikan? Daerah-daerah mana, anak-anak yang mana, yang memang harus kami dahulukan, gitu. Itu yang sekarang menjadi tugas kami," kata Agustina kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin .

Selain validasi data, BGN juga mengevaluasi skema insentif bagi SPPG. Selama ini, besaran insentif dinilai masih disamaratakan meski kapasitas layanan setiap SPPG berbeda-beda.

Agustina menjelaskan terdapat SPPG yang hanya melayani sekitar 1.000 penerima manfaat dengan jangkauan relatif dekat, sementara ada SPPG lain yang harus melayani wilayah lebih luas dengan jumlah penerima yang lebih banyak. Kondisi tersebut perlu diakomodasi dalam skema insentif yang lebih proporsional.

"Nah, itu yang kami nanti akan membuat skema yang insentif yang lebih adil. Ya, misalnya gini, kan nggak nggak juga dong SPPG yang 200 meter yang cuma melayani 500 eh katakanlah 1.000 orang insentifnya sama," ujarnya.

"Nggak juga dong yang 300 meter yang atau 400, ada bahkan yang 500 yang lebih bagus kok disamaratakan 6 juta? Kan nggak fair. Nah, itu skema-skema itu yang akan kami lakukan perbaikan," lanjutnya.

Agustina menilai sistem pertanggungjawaban yang selama ini masih bertumpu di kepala SPPG perlu diperkuat melalui transformasi digital. Digitalisasi akan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan transparansi sekaligus mempermudah pengawasan anggaran MBG.

"Nah, sulit kalau kita pastikan tergantung ke orang. Tadi kami dapat masukan, kami mendengarkan arahan dari tempat lain ya, ada masalah transformasi digital, digitalisasi. Itu sesuatu yang baik, jadi kami pikir Oh itu nanti akan menjadi bagian dari perbaikan. Jadi poinnya itu saja ya arahan untuk hari ini," ujarnya.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi
  • Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau
  • Menyoal Rencana DJP Gandeng Babinsa TNI Awasi Kepatuhan Pajak
  • MAKI Sentil Hotman: Aturan Mana Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden?
  • Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi, Perkara Dilimpah ke Kejagung
  • Gagal Ikut Ujian Skripsi, Mahasiswi UNG Laporkan Ketua Jurusan ke Ombudsman
  • Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
  • Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor
Konten Rekomendasi
  • Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi
  • OJK: Dana SAL Tak Lagi Diperdebatkan, Penarikan di Himbara Dilakukan Bertahap
  • Harga Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite Melonjak 9,4 Persen
  • Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan
  • Komisi IX DPR Siapkan Panja Tata Kelola MBG, Fokus Benahi Roadmap
  • Bedah Trailer Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America