Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Istri Kenang Serda Hengki sebagai Sosok Sederhana, Selalu Mengajarkan Kemandirian!

Istri Kenang Serda Hengki sebagai Sosok Sederhana, Selalu Mengajarkan Kemandirian

Waktu: 2026-08-04 18:03:17 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 398x

Kebiasaan tersebut menjadi salah satu kenangan yang paling membekas di benak Fitria. Setiap pagi sebelum berangkat bekerja, Fitria beserta suaminya selalu menyempatkan diri sarapan bersama.

"Pagi itu saya masih duduk bersama, makan, masih saya ambilkan takaran nasi sesuai takarannya," kenang Fitria.

Namun, kini rutinitas sederhana itu tinggal kenangan, setelah Serda Hengki gugur dalam insiden ledakan di Gupusmu, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Perhatian pada keluarga

Selain sederhana, Serda Hengki juga dikenal sebagai sosok suami yang selalu memperhatikan keluarganya. Bahkan, pada pagi terakhir sebelum berangkat dinas, ia masih mengurus seluruh keperluan perjalanan sang istri yang hendak bertugas ke Solo.

"Pagi itu (Serda Hengki) mau booking-kan tiket saya ke Solo, ya ada acara kerja," papar Fitria.

"Iya, (tiket) kereta sama tempat istirahat. Kan berdua saya sama teman. Tapi karena saking gemati-nya bapak (saking perhatiannya), semuanya diurusin. Pokoknya saya diurusin, dicarikan yang terbaik. Pokoknya saya terima beres," sambungnya.

Sementara sebelum terjadi ledakan di Gupusmu Madiun, Serda Hengki masih sempat mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp ke Fitria.

"Tapi wallahu a'lam, pagi mungkin setelah apel atau apa tidak tahu (Serda Hengki) WA, saya balas jam 09.00 WIB sudah tidak bisa," jelasnya.

Ajarkan Mandiri

Di mata Fitria, Serda Hengki bukan hanya suami yang bertanggung jawab, tetapi juga sosok yang selalu mengajarkan kemandirian kepada keluarga.

"Semua berkesan, cuma beliau selalu mengajarkan saya harus bisa apa-apa sendiri, harus mandiri, karena bagaimanapun ya kita akan semuanya sendiri, berdiri sendiri," terangnya.

Pesan itu terus diulang Serda Hengki kepada istrinya, termasuk agar anak-anak mereka kelak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

Selain itu, Serda Hengki juga selalu menempatkan ibadah sebagai prioritas dalam kehidupan keluarga.

"Bapak bertanggung jawab, mampu mengarahkan ini, mampu mengarahkan ke ibadah. Pokoknya salat nomor satu," tutup Fitria.

Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu), Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan Serda Hengki Noto Susanto gugur saat bertugas, sementara enam prajurit lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Caruban.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Kekeringan Mulai Melanda 14 Daerah di Jawa Tengah, Lebih dari 35.000 Jiwa Terdampak
  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus
  • Pegawai Kemenag Mamuju Ditemukan Meninggal di Belakang Rumahnya
  • Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
  • Bayi Bernama MBG Tak Bisa Masuk KK, Cek Aturan Pemerintah Soal Nama
  • Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
  • Penganiaya Pria Tidur di Masjid Sibolga hingga Tewas Divonis 12 Tahun Bui
  • LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal
Konten Rekomendasi
  • Butuh Waktu Berapa Lama Membuat Satu Truk Isuzu?
  • Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 Tahun
  • Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Sah
  • Kasus Teror Tetangga di Depok Diduga Berawal dari Perselisihan Sejak 2024
  • Kak Seto Usul DKI Jadi Provinsi Pertama Punya Seksi Perlindungan Anak Tiap RT
  • UAD Resmi DO Mahasiswa Terduga Pelaku Kekerasan Seksual