Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat!

Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat

Waktu: 2026-08-04 18:06:29 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 861x

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa lembaga pemeringkat kredit dan penyedia indeks pasar keuangan dunia Standard & Poor’s atau S&P menilai pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) adalah kebijakan yang tepat.

“Ternyata Standard & Poor’s atau S&P mereka sendiri sudah umumkan bahwa mereka menilai bahwa pembentukan PT DSI adalah tepat,” ujar Prabowo dalam taklimat sidang paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Prabowo mendirikan PT DSI pada 20 Mei 2026 sebagai BUMN yang menjadi pintu tunggal ekspor Indonesia.

“Mereka (S&P) yang mengatakan bahwa itu (pembentukan PT DSI) langkah tepat bagi bangsa Indonesia, saudara-saudara. Dan itu bisa meningkatkan penghasilan kita, revenue kita,” kata Prabowo di depan para menterinya.

Prabowo berbicara soal laporan S&P untuk menepis pihak-pihak yang menurut dia menakut-nakuti dengan risiko rapor jelek untuk investasi Indonesia.

“Kemudian mereka (S&P) tetap tidak menurunkan outlook. Kita tetap outlook stable. Kita teap punya rating investment grade, emerging market,” kata Prabowo.

Apa yang dikatakan S&P soal PT DSI?

Dilansir laporan S&P Global bertanggal 13 Juli 2026, diakses Kompas.com pada Senin (20/7/2026), S&P mencatat bahwa DSI bakal mengubah sektor ekspor.

"Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang baru juga kemungkinan akan mengubah sektor ekspor komoditas, dengan pemerintah bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan laba ekspor dari sektor tersebut dengan menindak praktik-praktik seperti under invoicing dan transfer pricing," tulis pihak S&P.

S&P memperkirakan ekonomi Indonesia akan terus tumbuh sekitar 5 persen per tahun selama dua hingga tiga tahun ke depan meskipun harga bahan bakar lebih tinggi.

Kebijakan pemerintah tentang hilirisasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap sektor mineral dan sumber daya berpotensi meningkatkan pertumbuhan pendapatan pemerintah dan pendapatan ekspor.

“Namun, laju perubahan kebijakan dan ketidakpastian implementasinya dapat memengaruhi kepercayaan investor dan membebani pasar mata uang dan keuangan,” tulis pihak S&P.

S&P mempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia di level BBB dan peringkat jangka pendek di A-2, dengan prospek (outlook) tetap stabil.

Keputusan tersebut mencerminkan keyakinan S&P bahwa pelemahan posisi fiskal dan eksternal Indonesia hanya bersifat sementara, serta berpotensi membaik seiring kenaikan harga komoditas dan penyesuaian belanja pemerintah.

“Posisi fiskal dan eksternal Indonesia yang melemah- akibat tingginya harga energi, kenaikan suku bunga, pelemahan nilai tukar, meningkatnya ketidakpastian kebijakan, serta akumulasi utang- menurut kami bersifat sementara dan dapat diredam melalui kenaikan harga komoditas serta pengurangan belanja pemerintah,” tulis S&P Global Ratings dalam laporannya.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
  • Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
  • BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
  • ORI030 Laris Manis, Pemerintah Tambah Kuota Jadi Rp 30 Triliun
  • "Tolong Dikembalikan, Saya Khilaf", Kisah Maling Motor di Ponorogo yang Pulangkan Hasil Curiannya
  • Jember Fashion Carnaval 2026 Bakal Digeler 24-26 Juli, Angkat Tema HEAL
  • Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa 26 Orang, BEM Ungkap Modus AI
  • INPEX Sebut Blok Masela Simbol Kemajuan Indonesia
Konten Rekomendasi
  • Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis
  • Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 3 FPPN Topik 3, Kupas Tuntas Kode Etik Guru PPG 2025
  • Cegah Korupsi dan Sengketa Hukum, Bupati Bulungan Bekali 74 Kepala Desa lewat Retreat Kepemimpinan
  • Ledakan Gudang Amunisi Madiun, Karangan Bunga Berjejer di Kediaman Serda Hengki
  • Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api
  • 15 Contoh Jawaban PMM 2025: Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?