Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya!

Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya

Waktu: 2026-09-19 06:29:44 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 674x

Seorang prajurit siswa ditemukan meninggal dunia di Kompleks Resimen Induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Rindam I/BB) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).

Belum diketahui pasti penyebab kematian siswa pendidikan pertama Tamtama itu.

Namun, jasadnya dibawa ke Ruang Forensik dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Pantauan di Kompleks Rindam I/BB Jalan Argasari, Kecamatan Siantar Sitalasari, mobil Inafis Polres Pematangsiantar tiba sekitar pukul 12.00 WIB.

Tepat satu jam kemudian, iringan mobil Inafis bersama ambulans Rindam I/BB keluar meninggalkan tempat, menuju ruangan forensik RSUD dr Djasamen Saragih di Jalan Vihara, Kota Pematangsiantar.

Tiba di lokasi, jenazah langsung dibawa masuk ke Ruang Forensik oleh sejumlah anggota TNI.

Hingga malam sekitar pukul 21.30 WIB, jenazah masih berada di ruangan instalasi forensik medikolegal.

Respons Komandan Detasemen 

Saat dimintai konfirmasi, Komandan Detasemen Polisi Militer I/1 Pematangsiantar Letkol Haru Prabowo menolak memberikan keterangan.

Letkol Haru yang sejak sore di Ruang Forensik itu hanya mengatakan penyebab kematian prajurit siswa itu masih dalam penyidikan.

“Belum, masih dalam proses penyidikan. Nanti ada konferensi pers,” ucap Letkol Haru singkat sambil berjalan meninggalkan awak media.

Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.KOMPAS.COM/TEGUH PRIBADI Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.

Tanggapan Keluarga

Sementara itu, pihak keluarga hingga kini belum dapat informasi resmi mengenai penyebab kematian korban.

"Info yang kami dapat (penyebab kematian) masih simpang siur," ujar salah satu keluarga korban saat ditemui di ruang forensik, Senin malam.

Perwakilan keluarga yang datang dari Kota Medan itu mengatakan, korban merupakan prajurit siswa pendidikan Tamtama berinisial JGG (21) asal Nias Barat yang menjalani pendidikan di Rindam I/BB.

Ia mengakui informasi kematian korban telah diketahui oleh pihak keluarga yang berada di kampung halamannya.

Pihaknya pun datang mewakili, sementara jenazah korban masih dilakukan otopsi oleh dokter forensik.

“Kami mewakili keluarga dari Kota Medan. Saya kenal almarhum ini orangnya baik dan pendiam,” ucapnya.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Lamborghini Sebut Teknologi EV Belum Matang
  • Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek
  • Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU
  • Anggota DPR: Tak Ada Aturan Tetapkan Febrie Tersangka Harus Izin Presiden
  • BPIH 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, Kemenag Karawang Minta Jemaah Tunggu Keputusan Resmi
  • Anggota BPK RI Bobby Rizaldi Diperiksa KPK 9 Jam Usai Rumahnya Digeledah
  • Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
  • Mayoritas Pedagang E-commerce Belum Punya NIB, Ini Alasannya
Konten Rekomendasi
  • Diduga Dicuri, 6 Km Kabel PJU Dishub Banten di 11 Jalan Hilang
  • Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan
  • Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
  • Paolo Maldini Turun Tangan, FIGC Rayu Pep Guardiola Jadi Pelatih Timnas Italia
  • Inter Milan Siapkan Tawaran Perdana untuk Djed Spence
  • Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi