Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung!

Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung

Waktu: 2026-08-04 18:05:03 Sumber: Juniki Penulis: Pendidikan Dibaca: 963x

"Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi SOP pendakian, mengutamakan keselamatan, serta memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas pendakian," dikutip dari siaran resmi BTNGM, Minggu (19/7/2026).

Pihak BTNGM juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pendaki tersebut.

"Balai TN Gunung Merbabu turut berduka cita tas musibah ini. Semogha almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," katanya.

Kronologi meninggalnya pendaki Gunung Merbabu

Dalam siaran resmi BTNGM, pendaki yang meninggal tersebut diketahui bernama Adityo Rahmat Eko Prayudi (38), pendaki asal Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Adityo diketahui melakukan pendakian secara resmi bersama rombongan, dengan kode booking F502D2.

Ia check-in di Pos Pelayanan Pendakian Selo pada pukul 10.12 WIB, dan diketahui telah memenuhi seluruh persyaratan pendakian.

Namun dalam perjalanan, Adityo mengeluhkan kondisi badan yang kurang sehat, dan memutuskan untuk tidak melanjutkan pendakian setelah mencapai sekitar Pos Bayangan 1.

Panorama dari Pos Pemancar Gunung Merbabu via Thekelan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Panorama dari Pos Pemancar Gunung Merbabu via Thekelan.

Adityo kembali ke Pos Pelayanan Pendakian pada pukul 11.30 WIB, kemudian menuju basecamp untuk beristirahat.

Pada pukul 11.58 WIB, Adityo tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri di depan basecamp.

Melihat kejadian itu, petugas Balai TN Gunung Merbabu bersama polsek Selo, KPA Ranger Merbabu, dan tenaga medis segera melakukan penanganan, serta mengevakuasi korban ke Puskesmas Selo.

Berdasarkan keterangan dokter di Puskesman Selo, Adityo dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.55 WIB akibat henti jantung dengan dugaan serangan jantung.

Setelah proses administrasi dan penanganan selesai, jenazah diberangkatkan dari RSUD Pandan Arang Boyolali pada pukul 18.40 WIB menuju Kabupaten Bogor untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
  • 12 Contoh Jawaban Cara Menerapkan Inspirasi untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi PMM
  • Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS
  • Risiko Makan Telur Setengah Matang, Awas Ada Diare!
  • Gempa M 7,3 di Meksiko Picu Peringatan Tsunami
  • Drone Laut Ukraina Tenggelamkan Kapal Rusia, Dekat Istana Putin
  • Kejelian Pemain Timnas Voli Putra Indonesia Lihat Kelemahan Kamboja di SEA V Cup 2026
  • Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Kota Tempat Orang Berpendapat Tanpa Rasa Takut
Konten Rekomendasi
  • Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Sah
  • Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS
  • Sidang Kasus Penggelapan Sparepart Rp 1,9 M, Kubu Terdakwa Ungkap Kejanggalan Dakwaan
  • Bakal Periksa Bobby Rizaldi, KPK Pastikan Kerja Sama dengan BPK Tak Terganggu
  • AS-Iran Saling Serang, Trump Berlakukan Blokade Laut
  • Raja Felipe VI Sambut Kepulangan Timnas Spanyol, Jutaan Warga Padati Madrid