Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci!

Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci

Waktu: 2026-09-19 06:27:00 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 151x

Ratusan Keluarga dan Santri Terdampak Krisis Air

Berdasarkan data asesmen riil dari pihak BPBD Kabupaten Bogor, rincian populasi warga yang terdampak langsung oleh bencana kekeringan ini berada di kawasan Kampung Babakan dengan total mencapai 258 KK atau sekitar 1.019 jiwa.

Selain pemukiman padat penduduk, dampak kekeringan juga meluas hingga ke lingkungan pendidikan keagamaan. Salah satunya adalah pondok pesantren yang berlokasi di Kampung Pasar Cekdam dengan total sebanyak 106 jiwa santri yang turut terdampak krisis air.

Demi bertahan hidup di tengah keterbatasan, sebagian besar warga terpaksa memanfaatkan sumber air permukaan yang tersisa di sekitar lingkungan mereka meskipun kondisinya kurang higienis.

"Sebagian warga menggunakan air kali di wilayah tersebut untuk mandi dan mencuci pakaian," tambah Adam merinci kondisi riil di lapangan.

BPBD Salurkan Bantuan 15.000 Liter Air Bersih

Guna membantu memenuhi pasokan kebutuhan sementara akan air bersih yang layak bagi warga, tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Bogor langsung menerjunkan armada truk tangki untuk menyalurkan bantuan sebanyak 15.000 liter air bersih ke titik lokasi terdampak.

Kedatangan truk bantuan ini langsung disambut antusiasme tinggi oleh warga setempat. Masyarakat tampak datang berbondong-bondong memadati titik pembagian sambil membawa berbagai wadah penampungan air darurat, mulai dari ember plastik, jeriken, hingga galon bekas.

"Air bersih sudah didistribusikan kepada warga," ungkap Adam.

Pihak BPBD mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bogor yang mulai mengalami kendala krisis air bersih serupa untuk segera berkoordinasi dan melapor kepada aparatur wilayah setempat agar proses pendistribusian bantuan air dapat segera dijadwalkan.

Prosedur pelaporan dapat dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT atau RW, kemudian diteruskan ke pihak kelurahan atau desa, untuk selanjutnya pihak desa melayangkan surat permohonan resmi bantuan air bersih yang ditujukan langsung ke kantor BPBD.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Siswi SMP di Grobogan Trauma Berat karena Berkali-kali Diperkosa Ayah Kandung
  • Waka BGN Ogah Ungkap Harga Motor Listrik di Rapat DPR: Materi Penyidikan
  • Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
  • Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang
  • 10 Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Cocok Dipakai di Medsos
  • MUI Minta Pemerintah Susun Aturan Baru Izin Usaha Tambang Ormas Usai Putusan MK
  • Geger Pria Depok Tantang Bocah Makan Cabai hingga Masuk Freezer
  • Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
Konten Rekomendasi
  • Rumah Kepala BPKAD Sukoharjo Digeledah KPK, Satu Koper Dibawa
  • Soal Kopdes Kelola Tambang, Bahlil: Harus Memenuhi Syarat
  • Penganiaya Pria Tidur di Masjid Sibolga hingga Tewas Divonis 12 Tahun Bui
  • Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela
  • Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Gizi, Rumah Layak, Pendidikan, dan Kesehatan
  • Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru