Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal!

LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal

Waktu: 2026-09-19 06:36:32 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 768x

TANIMBAR, KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya akan menjadi prioritas dalam perekrutan tenaga kerja pada Proyek Abadi LNG Blok Masela. 

Menurut Bahlil, kehadiran investasi bernilai ratusan triliun rupiah itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

"Untuk ini kita akan juga prioritaskan warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya untuk jadi pekerja di sini, saya utamakan tier 1 dulu,” kata Bahlil saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

“Jangan sampai anak-anak daerah, investasi masuk tapi tidak diberdayakan, itu yang saya baca," imbuh Bahlil. 

Bahlil menegaskan pemerintah tidak ingin masyarakat lokal hanya menjadi penonton di tengah masuknya investasi besar ke daerahnya. 

Karena itu, pemerintah akan mendorong keterlibatan warga setempat dalam berbagai kebutuhan tenaga kerja selama pembangunan maupun saat proyek mulai beroperasi.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, Proyek Abadi LNG Blok Masela diperkirakan menyerap hingga 12.000 tenaga kerja pada puncak fase konstruksi. 

Setelah memasuki tahap operasi, proyek tersebut diperkirakan mempekerjakan sekitar 850 pekerja secara berkelanjutan.

Dari total kebutuhan tenaga kerja tersebut, sekitar 30 persen ditargetkan berasal dari masyarakat lokal di Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain membuka lapangan kerja, pemerintah berharap proyek tersebut turut meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, serta keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok proyek.

Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp300–330 triliun. Pemerintah menargetkan proyek ini mulai berproduksi pada periode 2029–2030.

Tentang Blok Masela

Blok Masela berada di Laut Arafura, sekitar 150 kilometer di selatan Pulau Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Proyek ini dikembangkan INPEX Masela Ltd (65 persen), Pertamina Hulu Energi Masela (25 persen), dan Petronas Masela Sdn Bhd

Blok Masela jadi salah satu proyek gas terbesar di Indonesia.

Selain memperkuat ketahanan energi nasional, pengembangan Blok Masela diharapkan memberikan efek berganda bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal, pertumbuhan UMKM, hingga pembangunan infrastruktur pendukung. 

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
  • Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal
  • Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah
  • Jadi Tersangka, Polisi di NTB Bantah Perkosa Mahasiswi, Klaim Hubungan Disepakati
  • 14 Kecamatan di Cianjur Dilanda Kekeringan, BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih
  • Kasus Pria Gendong Bayi yang Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar Berakhir Damai
  • LPSK Sebut Baru 2 Korban TPKS yang Terima Dana Bantuan
  • Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
Konten Rekomendasi
  • Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
  • Gegara Takhayul dan Jaket, Presiden Argentina Tak Hadiri Final Piala Dunia
  • Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
  • Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
  • Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
  • Lamborghini Sebut Teknologi EV Belum Matang