Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil Iran dan 7 Tentara!

Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil Iran dan 7 Tentara

Waktu: 2026-08-04 18:06:50 Sumber: Juniki Penulis: Pendidikan Dibaca: 268x

Tujuh tentara Iran dilaporkan tewas setelah serangan rudal Amerika Serikat menghantam sebuah barak militer di kota Bampur, dekat kota Iranshahr, tenggara Iran, pada Rabu dini hari waktu setempat. Sementara itu, lebih dari 30 warga sipil Iran tewas dalam serangan AS baru-baru ini di seluruh wilayah selatan negara itu.

Dilansir kantor berita AFP, Rabu , menurut pernyataan dari Angkatan Darat Iran yang dilaporkan oleh kantor berita Iran, IRNA, 13 rudal menghantam barak tersebut, menargetkan fasilitas akomodasi, wisma tamu, dan pos penjagaan dalam "upaya untuk menimbulkan banyak korban."

Secara terpisah, juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani menuliskan di media sosial X, bahwa lebih dari 30 warga sipil telah tewas dalam rentetan serangan AS yang menargetkan wilayah selatan negara itu dalam beberapa hari terakhir.

"Dalam serangan baru-baru ini di bagian selatan negara itu, lebih dari 30 warga sipil kehilangan nyawa mereka," tulis Mohajerani, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Pasukan AS telah kembali melakukan serangan terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan negara itu.

Gencatan senjata rapuh pada 17 Juni antara kedua pihak telah runtuh, dengan fokusnya pada kendali atas Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News pada hari Selasa , bahwa ia akan memperluas serangan AS terhadap Iran minggu depan untuk menargetkan pembangkit listrik dan jembatan, jika Teheran tidak membuat kesepakatan.

Iran Bersumpah Akan Membalas

Meskipun skala serangannya besar, militer Iran mengatakan langkah-langkah pertahanan pasif telah membantu membatasi jumlah korban tewas. Militer Iran menyebutkan bahwa tujuh tentara yang tewas adalah anggota Brigade Iranshahr ke-388, sementara beberapa lainnya terluka dan sedang menerima perawatan medis.

Militer Iran mengutuk "serangan pengecut" terhadap fasilitas akomodasi militer dan bersumpah akan membalas.

"Pembalasan atas darah suci para martir ini pasti dan akan segera terjadi, dan Tentara Republik Islam Iran, dengan bantuan Tuhan dan dukungan dari angkatan bersenjata lainnya, akan memberikan respons yang tegas terhadap tindakan agresif musuh Amerika ini," kata militer Iran, dilansir Turkiye Today, Rabu .

Serangan terbaru ini terjadi ketika ketegangan antara Washington dan Teheran terus meningkat terkait Selat Hormuz. Kedua pihak saling serang meskipun ada Nota Kesepahaman Islamabad yang dimediasi Pakistan, yang bertujuan untuk mengakhiri konflik.

Simak juga Video Ditanya Sampai Kapan Serang Iran, Trump: Lanjut Hingga Kubilang Cukup

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya
  • Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia
  • PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
  • Benarkah Biaya Perawatan Motor Listrik Lebih Murah daripada Motor Bensin?
  • 10 Pulau Terbaik di Dunia Versi Travel and Leisure 2026, Bali Peringkat Berapa?
  • Mahasiswa King's College London Minta RUU Perampasan Aset Dibahas Secara Cermat
  • Kelompok Kriminal Terorganisir India Jadi Ancaman Global
  • Update Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Norwegia Naik Paling Drastis
Konten Rekomendasi
  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
  • WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel
  • Curhat Penyandang Disabilitas Berburu Job Fair di Yogyakarta: Lolos Tes, Dicoret Saat Interview
  • Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per Bulan
  • MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
  • Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar