Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung!

Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung

Waktu: 2026-08-04 18:05:19 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 796x

Tak ada sepatah kata apa pun yang terucap dari Idon saat itu.

Ia juga mengenakan masker menutupi area mulut hingga hidungnya.

Idon langsung digiring masuk ke mobil tahanan Kejaksaan Agung berwarna hijau.

Sebelumnya, Don Ritto diserahkan oleh penyidik Polri pada Jumat siang.

Ia dibawa dari Polda Metro Jaya bersama barang bukti menyangkut perkaranya.

Jauh sebelum itu, pada Sabtu (11/7/2026), Polri mengalihkan penanganan perkara menyangkut Don ke Kejagung. Don tak sendirian.

Ia bersama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah turut terseret di kasus yang sama.

Keduanya juga ditetapkan tersangka.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
  • Timur Tengah Terus Memanas Bikin Saudi Borong Senjata AS
  • Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
  • Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
  • Harga Emas Hari Ini 19 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS
  • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi
  • Kemarahan Legenda Serie A atas Wasit di Laga Inggris vs Argentina: Memalukan!
  • Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
Konten Rekomendasi
  • Drake Pasang Taruhan Rp24,5 Miliar untuk Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia
  • Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
  • Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia
  • Plt Gubri: PAD Sering Kali Belum Mencukupi untuk Pembangunan
  • Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
  • Buntut Kericuhan Pascalaga Spanyol vs Argentina, FIFA Buka Penyelidikan