Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki!

Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki

Waktu: 2026-09-19 06:26:32 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 489x

Ilustrasi servis komstirDok. One M Komstir Ilustrasi servis komstir

Bisa Merusak Segitiga

Budi Sagita, Manajer Training One M Komstir, bengkel spesialis komstir di Cibitung, Bekasi, mengatakan banyak pengendara mengabaikan gejala awal komstir yang sudah oblak.

"Kalau komstir sudah mulai oblak atau bunyi, kadang konsumen cuek. Bisa jadi karena belum sempat memperbaiki atau menganggap masalahnya tidak serius. Padahal, kalau terus dipakai, efeknya bisa merusak segitiga kemudi," kata Budi kepada Kompas.com (15/7/2026).

Ia menjelaskan, segitiga kemudi bagian bawah merupakan dudukan komstir. Ketika komstir yang aus terus dipakai, gesekan akan membuat dudukan tersebut ikut terkikis.

"Kalau dibiarkan oblak atau bunyi, lama-lama segitiganya ikut aus atau termakan. Akibatnya, saat dipasang komstir baru pun hasilnya tetap longgar," ujarnya.

Ilustrasi servis komstir motorKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ilustrasi servis komstir motor

Biaya Perbaikan Bisa Membengkak

Menurut Budi, kondisi tersebut membuat penggantian komstir saja tidak lagi menyelesaikan masalah. Jika dudukan pada segitiga kemudi sudah aus, komponen tersebut juga harus diganti.

"Kalau segitiganya sudah longgar, dipasang komstir baru tetap longgar. Mau tidak mau harus ganti segitiganya. Kalau tidak, penyetelannya akan sulit dan hasilnya tidak akan maksimal," kata Budi.

Bahkan, sekalipun masih bisa disetel, usia pakai komstir baru tidak akan bertahan lama karena dudukannya sudah tidak presisi.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
  • Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki
  • BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumut dan Sulsel Meski Lagi Kemarau
  • Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar Sunda
  • Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026
  • Sidang Putusan 2 Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Ditunda 20 Juli
  • Kortas Tipikor Polri Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Modal Terkait Batu Bara
  • 1,2 Juta NIK Warga Jateng Dicuri, Dinsos: Kami Sudah Menerapkan SOP
Konten Rekomendasi
  • [HOAKS] Mahfud MD Informasikan Program Dana Bantuan Pensiun 2026
  • NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
  • Bosan Saat Uji Coba Penerbangan, Pilot Bikin "Ukiran" di Langit
  • 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
  • Polda NTT Akan Gelar Perkara Kasus Dokter Icha Pekan Ini
  • Peneliti Coba Rekayasa Nyamuk Jantan demi Bikin Malaria Musnah