Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi!

Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi

Waktu: 2026-09-19 06:27:21 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 796x

Kementerian Sosial melalui Sentra Phalamartha Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan asesmen dan pendampingan terhadap anak berinisial H . H kerap membuka tangki sepeda motor milik warga untuk mencium bau bahan bakar minyak .

Pendampingan dilakukan sebagai upaya memastikan intervensi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak.

Kunjungan dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi H sekaligus mengevaluasi intervensi yang telah diberikan. Asesmen tersebut juga menjadi dasar penyusunan rencana layanan lanjutan.

Kepala Sentra Phalamartha Sukabumi Febraldi menegaskan Kementerian Sosial berkomitmen memberikan layanan rehabilitasi sosial yang terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak.

"Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan memperoleh perlindungan serta layanan sesuai kebutuhannya. Kementerian Sosial terus melakukan asesmen, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor agar intervensi yang diberikan tepat sasaran, berkelanjutan, serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak," ujar Febraldi dalam keterangan tertulis, Sabtu .

Berdasarkan hasil asesmen, H merupakan anak penyandang disabilitas sensorik dengan hambatan pendengaran dan hambatan bicara. Setelah kedua orang tuanya meninggal dunia pada 2025, H kini diasuh oleh kakak kandungnya.

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, pengasuhan dilakukan semaksimal mungkin, meski pengawasan belum dapat berlangsung secara optimal karena kondisi pekerjaan keluarga.

H juga mengalami hambatan komunikasi karena belum menguasai bahasa isyarat sehingga kesulitan menyampaikan kebutuhan maupun emosinya. Saat ini H telah bersekolah di Sekolah Luar Biasa dan mengikuti pembelajaran secara rutin.

Hasil asesmen menunjukkan adanya perkembangan perilaku yang positif sejak H bersekolah di SLB. Perilaku mengambil barang milik orang lain, masuk ke rumah warga tanpa izin, merusak barang, maupun meludah sembarangan telah jauh berkurang.

Namun, perilaku berulang mencium bau BBM masih muncul sehingga memerlukan pendampingan dan penanganan secara berkelanjutan karena berpotensi membahayakan keselamatan anak.

Selain itu, H masih menjalani pengobatan secara rutin oleh dokter spesialis kedokteran jiwa melalui layanan rawat jalan. H juga sedang menjalani penanganan lanjutan oleh dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan sesuai rujukan medis.

Dalam asesmen tersebut, kakak yang sekaligus menjadi wali H mengaku menghadapi tantangan dalam merawat adiknya karena keterbatasan kemampuan keluarga.

Kementerian Sosial akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi, puskesmas, tenaga kesehatan, psikolog, pihak sekolah, serta keluarga untuk menyusun intervensi yang komprehensif sesuai kebutuhan H. Hasil pemeriksaan medis lanjutan akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk layanan rehabilitasi sosial yang paling tepat.

Apabila hasil asesmen menunjukkan perilaku berisiko masih berulang dan keselamatan anak belum dapat terjamin melalui pengasuhan berbasis keluarga, Kementerian Sosial akan mempertimbangkan rujukan ke sentra rehabilitasi yang ramah anak dan memiliki kapasitas memberikan layanan bagi anak penyandang disabilitas pendengaran dan bicara.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan, pengembangan kemampuan komunikasi, pembinaan perilaku, serta penguatan fungsi sosial anak dengan tetap melibatkan keluarga dalam proses rehabilitasi.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir
  • Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember
  • Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah
  • Pelindo Terminal Petikemas Raih 2 Penghargaan di Ajang GSPI ASRI 2026
  • Pengalaman Berat Adhisty Zara Syuting Film Rumah Singgah saat Kehilangan Kakeknya Acil Bimbo
  • Pasokan Air PAM Berpotensi Mati di 7 Kelurahan Jakbar Mulai 17 Juli
  • Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
  • Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
Konten Rekomendasi
  • Dunia Bergejolak, Korsel Berupaya Raup Untung Besar dari Senjata
  • Maling Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Bekasi, HP hingga Dompet Raib
  • Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
  • Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
  • Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi
  • INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya