Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs 775 Siswa Bintara Polda Metro Berkemampuan SPKT Resmi Dididik di SPN Lido!

775 Siswa Bintara Polda Metro Berkemampuan SPKT Resmi Dididik di SPN Lido

Waktu: 2026-08-04 18:05:07 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 961x

Sebanyak 775 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Kemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Tahun Anggaran 2026 resmi memulai pendidikan di SPN Polda Metro Jaya, Cigombong, Bogor. Upacara pembukaan dipimpin Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono.

Brigjen Dekananto menjadi inspektur upacara, pada Senin di SPN Polda Metro Jaya, Cigombong, Bogor. Kegiatan tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya.

Para siswa berasal dari 34 Polda di seluruh Indonesia akan menjalani pendidikan selama lima bulan. Dalam kesempatan itu, Brigjen Dekananto membacakan amanat Kalemdiklat Polri Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

"Lima bulan ke depan akan menjadi masa yang tidak ringan. Saudara akan berproses dari masyarakat sipil menjadi insan Bhayangkara melalui jadwal pendidikan yang padat, latihan yang melelahkan, tuntutan disiplin yang keras, serta berbagai ujian fisik, mental, dan pengetahuan kepolisian," ujar Brigjen Dekananto dalam keterangannya, Senin .

Dia meminta para peserta didik untuk segera menyesuaikan diri dengan kehidupan di lembaga pendidikan. Untuk, menaati seluruh peraturan, menghormati pendidik dan pengasuh, dan membangun soliditas dan semangat kebersamaan.

Selain itu, peserta didik diingatkan untuk meninggalkan sikap individualistis, tidak mudah menyerah. Serta menjadikan setiap tantangan sebagai proses membangun ketangguhan.

"Jangan hanya berusaha menjadi peserta didik yang sekadar lulus, tetapi jadilah lulusan yang benar-benar siap melayani masyarakat dan dapat diandalkan oleh organisasi," ungkapnya.

Kalemdiklat Polri juga menitipkan penyelenggaraan pendidikan kepada seluruh Kapolda, kepala SPN, tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh. Hal ini agar dilaksanakan secara profesional dengan kurikulum berbasis Outcome-Based Education , yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.

"Hindari segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun tindakan yang merendahkan martabat. Pendidikan yang keras tidak harus kasar, latihan yang berat tidak boleh menghilangkan martabat. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam," tegasnya.

Kalemdiklat juga meminta para pendidik menjadi teladan bagi peserta didik. Baik dalam sikap, ucapan, disiplin, maupun integritas.

"Peserta didik tidak hanya belajar dari materi yang diajarkan, tetapi juga dari perilaku para pendidik yang mereka lihat setiap hari," ujarnya.

"Melalui pendidikan selama lima bulan tersebut, diharapkan lahir Bintara Polri Kemampuan SPKT yang profesional, berintegritas, humanis, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai semangat Polri Presisi," tutupnya.

Adapun disebutkan, Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 secara nasional diikuti 4.799 peserta didik, terdiri atas 4.090 siswa di 31 SPN Polda dan 709 siswi yang menjalani pendidikan di Sepolwan Polri.

Lihat juga Video: Aniaya Dua Siswa SPN di NTT, Bripda Torino Diberhentikan dari Polri

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Polres Kuansing Ungkap Kasus Pengolahan Emas Ilegal, 1 Tersangka Dijerat
  • Kelompok Kriminal Terorganisir Asal India Jadi Ancaman Global
  • Tak Ada Sampah di Jalan! Polri dan DLH Bersih-bersih Usai Riau Bhayangkara Run
  • Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
  • Iran Tuding AS Lakukan Kejahatan Perang, Serang Infrastruktur Sipil
  • Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
  • Pengendara yang Nekat Lewat Trotoar Daan Mogot Jakbar Bakal Ditilang ETLE
  • DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis
Konten Rekomendasi
  • PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'
  • KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
  • Wamenaker: Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh
  • Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010
  • Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar
  • Pemkab Purwakarta Pastikan Gaji 4.200 PPPK Aman meski Fiskal Daerah Tertekan