Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya!

Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya

Waktu: 2026-09-19 06:27:01 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 763x

Seorang peserta tur asal Madiun bernama Femas diduga kabur saat mengikuti open trip ke Korea Selatan . Ia dilaporkan menghilang seusai meminta izin untuk mencari sepatu di kawasan Myeongdong, Seoul.

Dilansir detikJatim, Jumat , Marketing Manager Berani Backpacker, Wiky, mengatakan rombongan tersebut awalnya berangkat dari Jakarta pada 27 Juni 2026. Pada malam pertama tur, yakni 28 Juni 2026, seluruh peserta diberikan waktu bebas setelah rangkaian agenda tur selesai.

Saat itu, beberapa peserta sekitar lima sampai tujuh orang bersama tour leader berjalan-jalan keliling ke kawasan Myeongdong. Di lokasi tersebut, Femas kemudian berpamitan dengan alasan ingin mencari sepatu.

Menurut Wiky, Femas sebenarnya ditempatkan satu kamar dengan tour leader. Ketika TL sudah kembali ke hotel, ia sempat mengirimkan pesan singkat agar Femas langsung masuk ke kamar karena pintu sengaja diganjal untuk memudahkan akses masuk.

"Ditunggu sampai pagi ternyata tidak pulang sama sekali. WhatsApp sempat centang satu, kadang centang dua, tapi tidak pernah dibalas," ujarnya.

Awalnya, pihak agensi travel masih mengira Femas tersesat atau mengalami suatu kendala di jalan. Tour leader bersama tim di lokasi pun sempat menyisir area terakhir tempat Femas berpamitan dan mencoba menghubunginya berkali-kali.

"Sampai hari keempat, tim lokal kami langsung mencoba membuat laporan ke Kepolisian Korea. Namun, laporannya ditolak karena tidak ada unsur tindak pidana. Dia dikategorikan memisahkan diri secara sadar, bukan sebagai orang hilang," jelas Wiky.

Simak berita selengkapnya di sini.

Simak juga Video 'Timnas Korsel Kalah di Pildun 2026, Hong Myung Bo Diancam Dibunuh':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Ketua IDI TTU Diperiksa Polda NTT, Ungkap Intimidasi yang Dilaporkan Dokter Icha Sebelum Meninggal
  • Modifikasi Motor biar Irit BBM, Beneran Ampuh atau Cuma Sugesti?
  • Ada Dugaan Motif Pembunuhan Dalam Temuan Kerangka Manusia di Sukabumi, Polisi Bekuk Terduga Pelaku
  • DPD Pastikan Aspirasi Daerah Terakomodasi dalam RUU Daerah Kepulauan
  • Samsung Galaxy A27 Vs Galaxy A26, Apa Saja yang Upgrade?
  • 21 Motor Parkir di Trotoar ITC Kuningan Diangkut Dishub Jaksel
  • Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat di Jabar
  • 7 Fakta OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Sempat Nobar Bola hingga Sita Ratusan Juta
Konten Rekomendasi
  • Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga
  • Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP
  • AHY Ungkap Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali, Transportasi Massal hingga Taksi Air
  • Mendagri Sebut Kinerja Kemendagri Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
  • Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Keluarga di Depok Pilih Jual Rumah
  • Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam