Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam!

Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam

Waktu: 2026-09-19 06:37:01 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 530x

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melintas di perlintasan kereta api. Sepeda motor tersebut kemudian tertabrak kereta barang yang melaju dari arah barat menuju timur. Korban meninggal berinisial HRA , warga Kaliasin, Kecamatan Semarang Utara. Dua korban lainnya, yakni ZIA dan Rujito , mengalami luka pada bagian kepala dan menjalani perawatan medis.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh jajaran," kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Senin .

Menurutnya, peristiwa tersebut sangat mengetuk hati, terlebih terjadi saat anak-anak hendak berangkat sekolah pada awal tahun ajaran baru. Dia mengajak masyarakat mendoakan korban meninggal, serta kesembuhan bagi dua korban yang masih dirawat.

"Kita doakan yang sudah mendahului mendapatkan husnul khatimah. Kemudian yang masih dirawat semoga segera dipulihkan," ujarnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, pada kesempatan itu Luthfi menyerahkan bantuan dan memastikan Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan rumah sakit terkait perawatan dua korban.

"Rumah sakit saya perintahkan untuk membantu penuh. Nanti Dinas Kesehatan berkoordinasi agar penderitaan keluarga itu dapat diringankan," tegasnya.

Berdasarkan keterangan Kepolisian, petugas penjaga perlintasan telah menutup palang pintu dan memberikan peringatan kepada pengendara. Namun, pengendara sepeda motor tetap melintasi rel kereta. Akibatnya, kendaraan bagian belakang kendaraan tertabrak kereta.

Tabrakan tersebut membuat ketiga korban dan sepeda motor terpental hingga ke pembatas jalan. Saat evakuasi, para korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kemudian dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang.

Luthfi meminta peristiwa tersebut menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang kereta api. Masyarakat diminta tidak menerobos ketika petugas telah memberikan peringatan maupun ketika sirine perlintasan berbunyi.

"Apabila sudah ada tanda-tanda dari petugas, apalagi bunyi peringatan, palang pintu belum turun pun harus berhenti," katanya.

Dia mengingatkan, kecepatan dan jarak kereta api sulit diperkirakan oleh pengendara. Karena itu, kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan serupa.

"Ini menjadi perhatian kita agar tidak terulang kembali," tutupnya.

Lihat juga Video 'Kronologi Mobil Ditumpangi Pelajar Tertabrak KA di Lampung Utara':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah
  • 3.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN
  • Viral Dosen UPI Diduga Tipu Wanita Rp 100 Juta, Kampus Bilang Begini
  • Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga
  • Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
  • Pantai Mliwis Kebumen, Surga Tepi Laut yang Gratis Tiket Masuk
  • Darurat Emisi, Denpasar Belajar dari Jakarta Demi Selamatkan Ekologi
Konten Rekomendasi
  • GNK Kritik Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Bela Febrie
  • Istri Kenang Momen Suapan Terakhir Ojol Sebelum Dibunuh di Tangerang
  • Penganiayaan di Gunung Sibayak: Satu Anak 17 Tahun Tewas, 6 Remaja Lain Luka-luka
  • Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
  • Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung
  • Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 02.00 WIB