Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000!

Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000

Waktu: 2026-08-04 18:42:38 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 798x

"Kebetulan saya enggak ada di tempat. Diteleponlah sama tim, bilang, 'Bunda, ada tamu mau tanya tentang bangunan.' Kaget dong. Secara di sini daerah ilegal, enggak ada IMB. Terus tiba-tiba orang nanya, gitu kan. Akhirnya saya bilang, saya telepon," ungkap Desi saat ditemui Kompas.com, Rabu (15/7/2026).

Desi kemudian menghubungi pria tersebut melalui sambungan telepon.

Menurut dia, pria yang memperkenalkan diri sebagai Aceng dari Satpol PP itu langsung meminta uang.

"(Oknum Satpol PP) ngomongnya gini, 'Halo, Assalamualaikum sayang. Saya Aceng, Satpol PP. Tau sama tau lah, ini saya ada 5 orang, saya minta uang kopi'," ungkap dia.

Mengira uang itu diperuntukkan bagi lima orang yang datang, Desi meminta pengurus rumah belajar memberikan Rp 150.000.

Namun, tak lama kemudian, timnya kembali menghubungi dan menyampaikan bahwa pria tersebut menolak nominal tersebut serta meminta Rp 300.000.

"Tim saya telepon lagi ke saya, 'Bun, enggak mau, orangnya minta Rp 300.000.' Saya kaget dong. Loh, kok bisa-bisaan? Gitu kan. Ah, ini pemalakan kan," ujar dia.

Merasa curiga, Desi meminta pengurus memotret pria tersebut.

Ia juga menghubungi rekannya untuk berbicara langsung dengan pria yang mengaku berasal dari Satpol PP itu.

"Pas ditelepon sama rekan saya, cuman nanya gini, 'Kamu dari Satpol PP mana?' Langsung kabur. Dan uang itu dibawa!" tutur dia.

Desi mengatakan, uang Rp 150.000 yang dibawa pria tersebut merupakan hasil iuran anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar di Rumah Belajar Merah Putih.

"Kita nggak punya uang, dan itu uang dua ribuan, Mas. Jadi anak-anak di sini tuh ngaji bayar Rp 2.000, bagi yang mampu," ungkap dia.

Usai kejadian itu, Desi mengaku berupaya menghubungi sejumlah pihak, termasuk Satpol PP. Namun, hingga beberapa hari kemudian, ia mengaku belum menerima penjelasan maupun permintaan maaf dari pihak terkait.

Karena tidak kunjung mendapat respons, Desi akhirnya mengunggah peristiwa tersebut ke media sosial pada Jumat (10/7/2026).

Menurut dia, setelah unggahan itu viral, beberapa orang menghubunginya dan mengaku pernah mengalami kejadian serupa yang diduga dilakukan oleh oknum yang sama.

"Karena ternyata begitu saya buka di Facebook ya, mereka bilang, 'Orang ini sering minta.' Jadi bukan saya doang korbannya," tambah Desi.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
  • Erika Lulus S1 Tanpa Skripsi Berkat Inovasi Belajar Matematika lewat Tari Kembang Kahyangan
  • Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten
  • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
  • Kasus Pengeroyokan Ojol di Samarinda Berakhir Damai, Korban Terima Ganti Pengobatan Rp 10 Juta
  • Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan
  • PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Ikuti 2 Turnamen Internasional, Patok Target Realistis
  • Keadilan Pelayanan Kesehatan Gigi di Tanah Papua
Konten Rekomendasi
  • TNI Evakuasi Puing Pesawat AMA yang Dibakar di Yahukimo, Jalur Penerbangan Dipulihkan
  • Dua King Kobra Ditemukan Emak-emak Saat Sedang Kawin di Jonggol, Keduanya Mati Setelah Dievakuasi
  • Ilmuwan Teliti Manusia Berusia 100 Tahun Selama 5 Dekade, Ini Rahasia Umur Panjang
  • Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China
  • 2 Tahun Dipasung dengan Rantai, Remaja 13 Tahun di Jember Dievakuasi Dinsos Jatim
  • Pimpinan KPK Sebut Kasus Febrie Tak Bisa Diambil Alih dengan Sembarangan