Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi!

Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi

Waktu: 2026-09-19 06:35:04 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 369x

Dewan Pembina DPP Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Hashim S. Djojohadikusumo meminta para dokter ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah masing-masing.

Permintaan tersebut disampaikan Hashim saat menghadiri Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 di GBI Bethel Summarecon Bandung, Rabu (15/7/2026).

Seminar tersebut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta sekitar 1.000 dokter dari berbagai daerah.

Hashim mengatakan, para dokter memiliki peran penting untuk mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan sesuai tujuan dan tidak disusupi oknum yang menyalahgunakan program.

Menurut dia, para dokter yang tersebar di berbagai daerah bisa ikut memantau pelaksanaan MBG di lapangan.

"Saya mohon para dokter, saya dengar ada hampir 1.000 yang hadir hari ini, tolong para dokter mengawasi di tempat masing-masing. Mengawasi, kawal, pantau, selidiki perilaku mitra-mitra dan pengurus MBG di mana pun, jangan sampai ada 'tumor-tumor' lagi," kata Hashim dalam pidatonya.

Singkirkan Oknum, Bukan Program

Hashim menegaskan, kasus dugaan korupsi yang sempat muncul tidak boleh membuat Program MBG dihentikan.

Namun, yang harus disingkirkan adalah oknum yang menyalahgunakan program, bukan programnya.

"Tapi, ada yang ganggu-ganggu, timbul penyakit lama namanya korupsi. Kita cepat menanggulangi, kita cepat keluarkan. Ini ibarat kanker timbul-timbul, dan dokter-dokter dan apa resepnya? Kita keluarkan tumor-tumor begitu, betul? Bukan tubuhnya yang kita matikan," tuturnya.

Ia mengatakan, Indonesia sudah berkali-kali menghadapi kasus korupsi di berbagai lembaga negara.

Namun, lembaga atau program pemerintah tidak pernah dibubarkan hanya karena ulah segelintir orang.

"Kita sudah saksikan korupsi di mana-mana dalam sejarah Republik Indonesia. Sudah sejumlah Menteri Agama masuk penjara. Apakah kita bubarkan Kementerian Agama? Ada sejumlah Menteri Pertanian masuk penjara, apakah kita bubarkan Kementerian Pertanian? Sejumlah Menteri Pemuda dan Olahraga, apakah kita bubarkan Kementerian Pemuda dan Olahraga? Jawabannya adalah tidak," ucap Hashim.

Hashim juga memastikan Program MBG tetap berjalan meski sempat muncul kasus yang menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia mengaku mengenal dekat Dadan Hindayana karena pernah menjadi bagian dari timnya selama sekitar 15 tahun.

Dia mengaku sedih atas dugaan penyimpangan yang terjadi.

"Tapi, saya bisa katakan bahwa program MBG (Makan Bergizi Gratis) akan kita lanjutkan, tidak akan dihentikan," tutur Hashim.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Pajak Banjarmasin
  • Spanyol Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic: Rodri Ada di Mana-mana
  • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
  • PKB: PBNU 5 Tahun Terakhir Lebih Banyak Cerita Konfliknya
  • ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat
  • Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia
  • Cegah Truk ODOL Masuk Jalan Protokol Jakarta, Jembatan Timbang Perlu Ditambah
  • Hakim: Roy Suryo Salahgunakan Praperadilan untuk Tunda Sidang Pokok Perkara
Konten Rekomendasi
  • 3 Kapal di Muara Angke Jakut Terbakar, Damkar Kerahkan 65 Personil
  • KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
  • KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
  • Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
  • Polisi Terluka Saat Amankan Maling Motor dari Amukan Massa di Pamijahan Bogor
  • KSSK Lapor Kredit Perbankan Tumbuh 11,5 Persen, DPR Soroti Penyaluran ke UMKM