Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur!

Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur

Waktu: 2026-08-04 18:04:13 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 641x

Menteri Perlindungan Lingkungan Israel Idit Silman mengubah klasifikasi buaya dalam kebijakan. Reptil tersebut jadi bisa digunakan untuk keperluan keamanan, termasuk menjaga penjara.

Pada Desember lalu, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang berhaluan kanan jauh, dilaporkan mengusulkan penggunaan buaya di sekitar penjara yang banyak dihuni warga Palestina. Gagasan itu terinspirasi dari pusat penahanan migran di Florida, Amerika Serikat, yang dijuluki "Alligator Alcatraz."

Melalui aturan baru tersebut, buaya Nil tidak lagi dikategorikan sebagai satwa liar. Mereka adalah "satwa liar hasil budidaya". Dengan status ini, lembaga keamanan dapat menggunakannya untuk tujuan keamanan. Tentu saja atas persetujuan pemerintah dan tetap memenuhi syarat yang ditetapkan otoritas lingkungan.

Salah satu lembaga yang berpotensi memanfaatkan aturan ini adalah dinas pemasyarakatan Israel yang berada di bawah kewenangan Ben-Gvir.

Media Israel melaporkan Ben-Gvir berencana menggunakan buaya untuk membantu mengamankan Penjara Ketziot di selatan Israel . Sebagian besar penghuninya adalah tahanan asal Palestina.

Dalam unggahan di Facebook pada Kamis , Ben-Gvir menulis, "Sedang ingin kabur? Pikirkan lagi." Unggahan itu disertai gambar hasil kecerdasan buatan yang memperlihatkan dirinya memegang tali kekang seekor buaya.

Stasiun televisi Israel Channel 13 melaporkan bahwa Otoritas Alam dan Taman Israel telah menolak usulan Ben-Gvir sejak pertama kali ide tersebut diajukan.

Menurut mereka, satwa liar seharusnya hanya dipelihara untuk kepentingan penelitian dan pendidikan.

Mereka juga mengingatkan kasus lampau, ketika buaya hasil penangkaran lepas ke alam liar dan membahayakan keselamatan manusia.

Channel 13 juga melaporkan bahwa gagasan tersebut "disambut dengan ejekan oleh sejumlah pejabat" di Dinas Pemasyarakatan Israel.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Felicia Salvina

Editor: Ayu Purwaningsih

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan
  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah
  • BNPB Resmikan 52 Unit Rumah Bantuan untuk Korban Konflik di Flores Timur
  • Cerita Kedekatan Iptu Motalip dengan Warga Nduga dalam Jaga Keamanan
  • PPP Dorong Keterwakilan Perempuan 30% Lebih di Legislatif pada Pemilu 2029
  • Tips Pakai Hijab dan Baju Bermotif, Tetap Stylish dan Tidak Berlebihan
  • Umur Pendek Ancaman Trump soal Tarif 20% di Selat Hormuz
  • Polda Riau Bongkar Sawmill Ilegal di Kampar, Ratusan Kayu Illegal Logging Disita
Konten Rekomendasi
  • PKB: PBNU 5 Tahun Terakhir Lebih Banyak Cerita Konfliknya
  • Cerita Munawir Bertahan di Laut Selayar, Coba Selamatkan Bocah 13 Tahun, tapi...
  • Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
  • Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
  • 7 Kecamatan di Subang Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Tanaman Padi Dipastikan Gagal Panen
  • Jawab Rumor Setelah 27 Tahun, Elaine Ng Sebut Jackie Chan Tak Pernah Meminta Tes DNA Putrinya