Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka!

Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka

Waktu: 2026-09-19 06:26:22 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 983x

Militer Filipina dan China kembali terlibat bentrokan di perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa kedua negara. Manila menuduh Penjaga Pantai China memukul seorang personel militernya dengan menggunakan tongkat dalam bentrokan tersebut.

Militer Filipina, seperti dilansir AFP, Senin , melaporkan bahwa bentrokan terbaru itu terjadi di Second Thomas Shoal, titik rawan konflik di Kepulauan Spratly pada Senin waktu setempat.

Di area sengketa itu, terdapat kapal militer era Perang Dunia II, BRP Sierra Madre, yang berkarat dan sengaja didamparkan, yang sejak lama berfungsi sebagai pos garnisun bagi militer Filipina di Laut China Selatan.

Militer Filipina menyatakan bahwa sebuah perahu karet jenis rigid-hull milik China, yang mengangkut delapan orang, sempat berputar-putar dan mengambil foto BRP Sierra Madre tersebut.

Setelah dua perahu karet Filipina dikerahkan untuk mengusir perahu karet Beijing tersebut, sebut militer Manila dalam pernyataannya, para pelaut China tiba-tiba menyerang seorang personel militer Filipina.

"Mereka bereaksi secara kasar dan agresif, dengan memukul kepala seorang personel Angkatan Laut Filipina menggunakan tongkat kayu, yang menyebabkan cedera," kata militer Filipina dalam pernyataannya.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah atau pun militer China terkait insiden tersebut.

Insiden di Laut China Selatan ini terjadi setelah pemerintah Filipina, pekan lalu, melayangkan protes diplomatik keras terhadap China terkait sebuah video "rasis" yang diunggah media pemerintah China Daily. Video berdurasi satu menit, yang dibuat menggunakan teknologi AI tersebut, menggambarkan Filipina sebagai sosok monyet kartun.

Wakil Menteri Luar Negeri Filipina, Leo Herrera-Lim, menyampaikan "keberatan secara tegas terhadap konten yang menyinggung tersebut" dalam pertemuan dengan Duta Besar China untuk Filipina, Jing Quan, pada Kamis pekan lalu.

" Menuntut agar materi tersebut dihapus, menekankan bahwa konten seperti itu tidak sejalan dengan sikap saling menghormati yang diharapkan antar negara dan tidak mendukung pengelola hubungan bilateral yang sehat dan stabil," demikian pernyataan Departemen Luar Negeri Filipina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, dalam tanggapannya, mengatakan Beijing tidak akan berkomentar mengenai video tersebut karena itu "tidak mencerminkan posisi resmi".

Lihat juga Video 'Kehadiran Kapal 'Monster' China di LCS Bikin Filipina Meradang':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto
  • Sebulan di Meksiko, Rivera Kembali dengan Misi Baru di Persebaya
  • Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
  • Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Turun hingga 0 Cm, Dasar Aliran Terlihat Jelas
  • Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi
  • Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis
  • Daftar 11 Kepala Daerah yang Terjerat OTT pada 2026, Terbanyak dari Jateng
  • Rundown Hari Pertama Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026, Ada Tahiti 80
Konten Rekomendasi
  • Menjulang 27 Lantai, Gedung Kementerian Rp 1 T Ini Diejek Mirip Jagung
  • Daftar Harga Lengkap Motor Listrik VinFast di Indonesia
  • KLM Tanjung Bara Tenggelam di Maluku, 8 ABK Diselamatkan Kapal Yacht Asal Selandia Baru
  • Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin
  • 20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit
  • Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa 26 Orang, BEM Ungkap Modus AI