Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong!

Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong

Waktu: 2026-09-19 06:28:09 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 943x

Membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan tidak hanya memengaruhi performa mesin dan konsumsi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan risiko rem blong.

Beban yang terlalu berat membuat sistem pengereman bekerja jauh lebih keras untuk menghentikan laju kendaraan.

Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, mengatakan beban kendaraan yang terlalu berat membuat rem harus menyerap energi lebih besar ketika kendaraan melambat atau berhenti. Kondisi ini membuat suhu rem meningkat drastis.

"Kalau kendaraan overload, kerja rem jadi jauh lebih berat. Energi kinetik yang harus diubah jadi panas itu makin besar. Akibatnya rem cepat panas dan bisa mengalami brake fading," kata Lung Lung kepada Kompas.com, belum lama ini.

Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbungVajiPatil/Flickr Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbung

Ia menjelaskan, brake fading terjadi ketika suhu komponen pengereman terlalu tinggi sehingga daya cengkeram kampas rem menurun.

Dalam kondisi tersebut, pedal rem masih diinjak, tetapi efek pengeremannya tidak lagi maksimal.

Menurut dia, kondisi ini kerap terjadi pada kendaraan yang dipaksa membawa muatan melebihi kapasitas, terutama saat melintasi jalan menurun dengan penggunaan rem secara terus-menerus.

"Biasanya ditandai muncul bau gosong dari rem. Kalau sudah begitu, sebaiknya kendaraan segera istirahat supaya suhu rem turun dulu," ucapnya.

Lung Lung juga mengingatkan agar pengemudi tidak langsung menyiram air ke rem yang sedang panas. Perubahan suhu yang terjadi secara mendadak dapat merusak komponen pengereman.

"Kalau rem panas jangan langsung disiram air, karena material logamnya bisa kaget. Piringan rem bisa pecah atau bengkok," kata dia.

Untuk mengurangi risiko rem blong, pengemudi disarankan selalu mematuhi batas muatan yang ditetapkan pabrikan.

Selain itu, saat melewati turunan panjang sebaiknya memanfaatkan engine brake agar beban kerja rem berkurang dan suhu tetap terkendali.

Bagi kendaraan yang memang rutin digunakan membawa muatan berat, Lung Lung menyarankan pemilik mempertimbangkan peningkatan spesifikasi sistem pengereman agar lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • 2 Klip Podcast Helmy Yahya bersama Pandji Pragiwaksono Tiba-tiba Hilang
  • Cerita Zhafif, Siswa SMAS Kharisma Bangsa yang Ikut Olimpiade Internasional
  • Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz
  • Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah
  • Gempa M 7,3 Guncang Meksiko
  • Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
  • KPK Dalami Tujuan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
  • Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
Konten Rekomendasi
  • Heboh Dugaan Aliran Sesat di Indramayu Bermodus Pengobatan, MUI Turun Tangan
  • Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
  • 6 Cara Mencuci Buah dan Sayur agar Tetap Bersih dan Segar
  • Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain
  • Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
  • Cerita Zhafif, Siswa SMAS Kharisma Bangsa yang Ikut Olimpiade Internasional