Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar!

Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar

Waktu: 2026-08-04 18:03:06 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 680x

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menyerahkan hasil tangkapan ikan sapu-sapu kepada dinas terkait untuk dimanfaatkan sebagai pakan maggot dan kebutuhan penelitian.

Penangkapan sapu-sapu dilakukan di Kali Banjir Kanal Barat, Jatipulo, Palmerah.

"Hasil tangkapan diserahkan kepada Dinas PPKUKM DKI Jakarta untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan maggot dan penelitian," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Betty Rahmawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (Jumat (17/7/2026).

Operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu di perairan ibu kota.

Kegiatan itu merupakan operasi ke-12 yang dilaksanakan di wilayah Jakarta Barat.

"Operasi ini melibatkan 18 personel gabungan dengan dukungan perahu karet milik UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta," ujar dia.

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap ikan sapu-sapu dengan total berat tujuh kilogram.

Diketahui, ikan sapu-sapu memiliki sifat invasif sehingga berbahaya bagi populasi ikan lain.

Selain itu, spesies ikan tersebut membuat lubang pada dinding turap yang membuat turap cepat rapuh.

Ikan sapu-sapu juga kerap diburu oknum tertentu untuk dijadikan makanan olahan seperti siomay.

Padahal, ikan itu bisa mengandung bakteri E. coli atau Salmonella hingga logam berat seperti timbal.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Dari Balik Jeruji, Tahanan Kasus Narkoba di Tanggamus Lampung Ucapkan Ijab Kabul
  • Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
  • Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari
  • Viral Pemotor Tak Pakai Helm Nyelonong Masuk Tol Jagorawi
  • Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah
  • Cerita Wartini Sekolah di Usia 55 Tahun demi Menemani Sang Anak Meraih Mimpi
  • Awasi Bursa Mineral, OJK Akan Punya Komisioner Baru
  • INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya
Konten Rekomendasi
  • OSCT Indonesia Gandeng BOPPJ Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Pencemaran Laut
  • Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
  • Awasi Bursa Mineral, OJK Akan Punya Komisioner Baru
  • Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
  • WNI Asal Maros Diduga Dibunuh di Armenia, Kemlu Kirim Nota Diplomatik
  • Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat di Jabar