Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri!

Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri

Waktu: 2026-09-19 06:36:48 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 450x

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri melalui penandatanganan nota kesepahaman antara pengelola Sekolah Manusia Unggul dengan sejumlah pelaku usaha. Kerja sama ini diharapkan mampu menyelaraskan proses pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan, penandatanganan MoU tersebut melibatkan 13 sekolah menengah kejuruan Maung dan 26 perusahaan dari berbagai sektor. Beberapa di antaranya yakni PT Solu Filantropi Teknologi, PT Usaha Adi Sanggoro, Hotel Novotel Bogor, hingga PT Sepa Coklat Indonesia.

Purwanto mengungkapkan, Jawa Barat memiliki sekitar 1.123 industri yang berpotensi menjadi mitra dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK. Sementara itu, saat ini terdapat 13 SMK Maung di Jawa Barat dengan 99 konsentrasi keahlian.

"Industri bisa jadi living lab anak-anak sehingga mereka tahu keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri," ucap Purwanto dalam keterangan tertulis, Senin .

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menilai kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjawab berbagai tantangan di bidang ketenagakerjaan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar lulusan SMK semakin siap menghadapi dunia kerja.

Herman mengatakan, Indonesia akan memasuki masa bonus demografi dalam lima tahun ke depan. Karena itu, Pemprov Jawa Barat berupaya menyiapkan generasi muda agar mampu bersaing, baik sebagai tenaga kerja maupun wirausaha.

"Anak-anak kita nanti pada 2045 menjadi future leader, menjadi para pemimpin masa depan bukan sebaliknya menjadi beban masa depan," ucap Herman.

Ia menambahkan, bonus demografi harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Jika tidak dikelola dengan tepat, Indonesia berisiko menghadapi jebakan kelas menengah .

Lihat juga Video: Banyak Kelas Sepi, Sekolah Negeri Tak Lagi Jadi Primadona?

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Katak Australia Punya Trik Visual Unik untuk Kelabui Predator
  • "Halo, Saya Ada 5 Orang Mau Minta Uang Kopi" Satpol PP Pungli Rp 300.000 di Rumah Belajar Jakut
  • Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
  • Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
  • Salah Injak Pedal, Mobil BYD Tabrak Dinding Kaca Gedung di SCBD
  • Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
  • Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
Konten Rekomendasi
  • Persebaya Tutup HUT ke-99 dengan Tribute Emosional untuk Andie Peci dan Eri Irianto
  • Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP
  • Hanya 10 Jam, Polisi Tangkap Anak Angkat dan Kekasihnya yang Bunuh Pria di Nganjuk
  • Wamendagri Minta DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD
  • Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi
  • Mahasiswa yang Diduga Dipukul Saat Demo di DPRD Riau Cabut Laporan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan