Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan!

Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan

Waktu: 2026-08-04 18:03:58 Sumber: Juniki Penulis: Pendidikan Dibaca: 881x

Jalan rusak tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah besar di Provinsi Lampung. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku hampir selalu menerima keluhan serupa setiap kali berkunjung ke Lampung.

Menurut Gibran, persoalan infrastruktur, terutama jalan, menjadi aspirasi yang paling sering disampaikan masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga.

"Saya kalau ke Lampung pasti keluhannya itu, jalan. Nanti masalah infrastruktur, masalah singkong dan lain-lain, kami konsultasikan lagi ke pimpinan ya, biar mendapatkan atensi khusus untuk Lampung ini," kata Gibran saat berdialog dengan warga dan petani di Dusun III, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).

Ia mengatakan, persoalan jalan tidak seharusnya menjadi ajang saling menyalahkan antara pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Sebab, setiap daerah memiliki keterbatasan kemampuan fiskal untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

"Masalah jalan, aspal, ini saya kira tidak perlu lempar-lemparan ke gubernur atau bupati. Ini kan masing-masing daerah memang ada keterbatasan anggaran, keterbatasan fiskal," ujarnya.

Karena itu, Gibran memastikan pemerintah pusat akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan ruas-ruas jalan yang dinilai penting bagi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, jalan yang menopang distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi masyarakat akan menjadi prioritas untuk diperbaiki.

"Nanti kami coba usahakan agar titik-titik jalan yang memang diperlukan untuk diperbaiki, terutama yang menopang kegiatan ekonomi, akan kami prioritaskan," ucapnya.

Keluhan mengenai infrastruktur tersebut juga ditemui Gibran saat meninjau Jembatan Way Bunut di Kecamatan Way Bungur. Jembatan yang mangkrak sejak 2016 itu sempat menjadi sorotan publik karena warga dan pelajar terpaksa menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari.

Ia mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi keterbatasan akses akibat belum rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

Gibran memastikan pembangunan jembatan darurat ditargetkan selesai dalam dua pekan sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Sementara itu, pembangunan jembatan permanen akan dilakukan setelah proses koordinasi dengan pemerintah daerah terkait persoalan teknis dan pembebasan lahan rampung.

"Jembatan daruratnya dua minggu lagi jadi. Jembatan permanennya juga akan segera dibangun, tapi yang namanya pembangunan tentu membutuhkan sinergi dengan kepala daerah," katanya.

Kunjungan Gibran ke Lampung Timur kali ini juga diwarnai sejumlah aspirasi lain dari masyarakat, mulai dari persoalan harga singkong hingga kebutuhan sarana pertanian.

Seluruh masukan tersebut, kata dia, akan dibawa ke pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian khusus dalam upaya percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
  • Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air
  • Merasa Jengkel Aliran Sungai Citaringgul Dikotori, Puluhan Emak-emak di Babakan Madang Turun Gunung
  • Cekcok Berujung Ucapan Rasis Penjahit di Bali ke Pelanggan Berakhir Damai
  • Dokter Peringatkan Bahaya Tren Cairan Infus untuk Jerawat, Bisa Tinggalkan Bekas Permanen
  • Hidup Dikepung Dampak Beracun TPA Jatiwaringin
  • Pengacara Tewas Usai Diduga Loncat dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel
  • Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron
Konten Rekomendasi
  • Cegah Truk Tabrak JPO Jakarta, Rambu Batas Tinggi dan Portal Sensor Perlu Diperbanyak
  • 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kekeringan, 22.065 Jiwa Kesulitan Air Bersih
  • Halte Kebon Sirih Arah Kota Akan Ditutup 3 Hari, TJ Siapkan Alternatif
  • Siswa SMP di Bangkalan Diperkosa Tiga Pria, Diancam Pakai Celurit
  • Polisi Olah TKP Kasus Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
  • Tarif Listrik PLN 20-26 Juli 2026 Telah Ditetapkan, Ini Rinciannya