Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter!

Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Waktu: 2026-08-04 18:43:34 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 368x

Saat ditemukan, lanjut dia, jasad korban sudah bergerak ke arah palung. Diduga, jasad terbawa gelombang.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman mengatakan, pencarian dilakukan oleh tim penyelam gabungan dari Basarnas, P3Kom, dan Lanal Labuan Bajo.

"Korban ditemukan setelah pencarian selama kurang lebih setengah jam. Dia ditemukan pada jarak 0,21 neuticamile dari titik dinyatakan hilang," terang dia.

Sebelumnya diberitakan, dua turis asal China tenggelam saat berwisata di Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Rabu (15/7/2026) siang.

Kedua korban yakni Guo Xingyu (29) dan Sha Gingyang (30). Keduanya dinyatakan meninggal dan sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Komodo Labuan Bajo.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Bahan Bakar Minyak Sempat Langka di Medan, Elnusa Petrofin Kerahkan 176 Mobil Tangki
  • Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka
  • Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto
  • Kontribusi Besar LALIGA di Final Piala Dunia 2026, Sumbang 24 Pemain!
  • Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan
  • Iran Tuding AS Lakukan Kejahatan Perang, Serang Infrastruktur Sipil
  • Hasil Voting Media Spanyol, Dunia Berpihak pada La Roja Dibanding Argentina
  • Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah
Konten Rekomendasi
  • Jadi Tersangka, Polisi di NTB Bantah Perkosa Mahasiswi, Klaim Hubungan Disepakati
  • ITS Bikin Traktor Perahu Listrik untuk Pertanian Lahan Gambut
  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
  • BMKG Ungkap Penyebab Suhu Dingin di Bandung, Lembang Capai 13,4 Derajat Celcius
  • Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
  • Gibran Tinjau Rehabilitasi MIN 1 Rokan Hilir, Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan