Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar!

Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar

Waktu: 2026-08-04 17:23:00 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 825x

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin (20/7/2026) waktu setempat, imbas kenaikan harga minyak mentah dan memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip CNBC pada Selasa (21/7/2026), indeks S&P 500 turun 0,19 persen ke level 7.443,28. Sementara itu, Nasdaq Composite terkoreksi 0,05 persen ke posisi 25.508,07 dan Dow Jones Industrial Average merosot 307,16 poin atau 0,59 persen menjadi 51.839,26.

Pelemahan Dow Jones turut dipengaruhi penurunan lebih dari 2 persen saham Apple.

Tekanan terhadap pasar muncul setelah Amerika Serikat melancarkan serangan hari kesembilan berturut-turut ke wilayah Iran. Namun, sentimen investor sempat membaik pada pertengahan perdagangan di London setelah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membuka peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Baghaei mengatakan, sejumlah pihak perantara masih terus bertukar pesan dengan Iran di tengah rangkaian serangan terbaru AS. Menurutnya, negosiasi antara kedua negara masih dapat ditempuh dengan mempertimbangkan kepentingan nasional masing-masing.

Meski demikian, harga minyak kembali menguat setelah Presiden AS Donald Trump melalui akun Truth Social menyatakan Iran akan “membayar berkali-kali lipat” atas tewasnya tiga personel militer AS.

Pelaku Pasar Menilai Langkah Trump

Kontrak berjangka minyak mentah AS ditutup naik 0,9 persen menjadi 83,23 dollar AS per barrel. Adapun minyak mentah Brent sebagai acuan internasional menguat 1,3 persen ke level 89,22 dollar AS per barrel.

Sentimen pasar juga dipengaruhi pengumuman kelompok Houthi di Yaman yang menyatakan embargo maritim terhadap Arab Saudi.

Analis Vital Knowledge, Adam Crisafulli, menilai pelaku pasar masih meyakini Presiden Trump tidak akan mengambil langkah eskalasi militer yang jauh lebih besar di Timur Tengah, seperti mengerahkan pasukan darat.

Ia memandang, apabila asumsi tersebut tetap berlaku, maka penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik masih menjadi skenario yang paling mungkin terjadi.

Saham Semikonduktor Bangkit

Di sisi lain, saham-saham semikonduktor mulai mencoba bangkit setelah mengalami tekanan tajam sepanjang pekan lalu.

Saham Micron Technology menguat hampir 2 persen. Astera Labs naik 1,9 persen, Teradyne melonjak 3,5 persen, sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) bertambah 1,6 persen.

Sementara itu, VanEck Semiconductor ETF (SMH) ditutup menguat tipis.

Presiden Wells Fargo Investment Institute sekaligus Chief Investment Officer Wealth and Investment Management, Darrell Cronk, mengatakan sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI) saat ini tengah mengalami fase penyesuaian yang sehat setelah reli panjang.

Pelemahan teknikal yang terjadi belakangan meningkatkan risiko koreksi yang lebih dalam menuju area support jangka panjang, termasuk rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average).

Meski peluang rebound jangka pendek tetap terbuka karena kondisi pasar yang sudah berada di area jenuh jual (oversold), Cronk menilai tren kenaikan jangka menengah sektor tersebut mulai terganggu.

Sebagai catatan, ketiga indeks utama Wall Street juga ditutup melemah sepanjang pekan lalu akibat tekanan pada saham-saham semikonduktor. Bahkan, ETF semikonduktor VanEck (SMH) membukukan penurunan mingguan ketiga dalam empat pekan terakhir.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Usai Berdebat di DPR, Purbaya Tegaskan Penempatan Dana SAL Sah Secara Aturan
  • Candra Naya di Glodok, Rumah Keluarga Tionghoa Kaya Zaman Batavia
  • Eggi Sudjana Bangga dengan Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
  • Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
  • 3.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN
  • Persebaya 99th Anniversary Game: Bajul Ijo Ditahan Imbang PSIS Semarang 2-2
  • Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan
  • HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
Konten Rekomendasi
  • Warga Diteror Tetangga hingga Pintu Rusak Sempat Dimediasi Sejak 2024
  • Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
  • Kalender Jawa 20-26 Juli 2026 Lengkap: Cek Weton, Pasaran, dan Neptu Sepekan
  • Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, 2 Tersangka Diperiksa Polda NTB
  • Modus Baru Curanmor di Parkiran Apartemen Tangerang, Pelat Motor Ditukar
  • Piala Dunia, Pelarian Sejenak dari Tekanan Hidup