Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mayoritas Warga AS Perkirakan Perang Iran Akan Lama!

Mayoritas Warga AS Perkirakan Perang Iran Akan Lama

Waktu: 2026-08-04 18:04:28 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 205x

Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa mayoritas warga negara Amerika Serikat memperkirakan perang melawan Iran akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Jajak pendapat ini dilakukan saat pertempuran antara Washington dan Teheran semakin meningkat beberapa hari terakhir, dengan Presiden Donald Trump memberlakukan kembali blokade terhadap pelayaran Iran di kawasan Teluk.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang digelar selama tiga hari dan dirampungkan pada 12 Juli, seperti dilansir Reuters, Selasa , mendapati bahwa 79 persen responden berpendapat keterlibatan militer AS di Iran akan "berlangsung dalam jangka waktu yang lama".

Angka itu tercatat meningkat, dari 65 persen pada akhir Maret.

Menurut jajak pendapat tersebut, hanya 18 responden yang berpendapat bahwa perang melawan Iran akan "berakhir cukup cepat dalam hitungan minggu".

Sekitar 37 persen responden, menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, mendukung serangan militer AS terhadap Iran.

Washington kembali menggempur target-target terkait Teheran pada 26 Juni lalu, untuk merespons apa yang mereka sebut sebagai serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, jalur perairan strategis untuk pasokan minyak dan gas global.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos ini mensurvei 1.019 warga negara dewasa di berbagai wilayah AS, dan memiliki margin of error sekitar 4 poin persentase.

Trump mengatakan pada Senin bahwa AS akan kembali memberlakukan blokade terhadap pelayaran Iran di kawasan Teluk dan akan menerima penggantian biaya sebesar 20 persen atas semua muatan kargo yang melintasi Selat Hormuz.

Langkah tersebut disambil setelah Teheran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, dan kedua negara saling melancarkan serangan rudal serta drone.

Ketegangan terbaru ini semakin menimbulkan keraguan terhadap nota kesepahaman yang diteken AS dan Iran pada Juni lalu. MoU tersebut mengatur pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian pertempuran, sembari kedua negara melanjutkan negosiasi damai selama 60 hari.

Trump pekan lalu mengatakan bahwa dirinya menganggap gencatan senjata AS-Iran telah berakhir, namun tetap membuka peluang bagi perundingan lebih lanjut.

Simak Video 'Trump: Apa yang Iran Lakukan Sangat Konyol dan Bodoh':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Adik Keisya Levronka Ungkap Kondisi Pascainsiden Jatuh dari Lantai 6: Masih Terhambat Beraktivitas
  • Prediksi Cristian Carrasco untuk Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina
  • Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!
  • Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Dijadikan Kantor Yayasan oleh Don Ritto Sejak 2023
  • Waspada Penipuan via Google Meet Ngaku-ngaku Polisi Catut Logo PMJ-PPATK
  • Program Sekolah Gratis Pemprov Banten Bantu Anak Buruh Lanjutkan Pendidikan
  • Ditolak Atletico Madrid, Barcelona Akan Kembali Tawar Julian Alvarez
  • Pelatihan Guru hingga Renovasi Sekolah, Alazka Care Genjot Pemerataan Pendidikan
Konten Rekomendasi
  • Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
  • Bio Farma Luncurkan Vaksin Demam Tifoid, Bisa Diberikan Mulai Usia 6 Bulan
  • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
  • Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
  • BERITA FOTO: Keluhan Warga Medan Saat Mengantre BBM
  • KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai