Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah!

Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah

Waktu: 2026-09-19 06:29:41 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 183x

Suasana duka menerpa Roma Sitinjak. Wanita berusia 21 tahun ini amat terpukul. Ayah dan ibunya meninggal akibat kecelakaan beruntun di Kecamatan Sibolangit.

Tepat di depan ruang jenazah, Roma terduduk lesu ditemani keluarga dan kerabatnya. Mereka bersiap-siap untuk membawa jenazah ke rumah duka di Juma Gunung, Kabupaten Dairi.

Dia menuturkan, hari ini rombongan keluarganya beranjak dari kampung untuk mengantarkan adiknya Gabe Sitinjak (18) ke loket bus PT RAPI di Medan.

Rombongan itu ada ayahnya, Heppi Sitinjak (60) dan ibunya, Dinaria Manik (60). Dua adiknya, Five Sitinjak (11) dan Gabe. Satu abangnya, Rinto Sitinjak (23), dan sepupunya, Samsir Sitinjak (30).

"Adik kan baru keterima kuliah di Jambi.  Jadi rombongan lah keluarga mau antar adik ke loket Bus RAPI," kata anak keempat dari delapan bersaudara ini saat diwawancarai di RSUP Adam Malik.

Sekitar pukul 10.00 WIB tadi, Roma terkejut rupanya rombongan keluarganya mengalami kecelakaan beruntun dekat dari tempat kerjanya, di Hillpark Sibolangit.

"Saya kebetulan sengaja libur karena mau ikut antar adek. Posisi aku tadi di Kutalimbaru," ucapnya pilu dengan wajah yang pucat.

Kecelakaan maut itu membuat orangtua serta sepupunya Samsir meninggal dunia. Sedangkan dua adik dan satu abangnya masih dirawat intensif di RSUP Adam Malik.

"Kondisinya adikku yang Five belum sadarkan diri karena pendarahan di kepala. Kalau dua lagi sadarkan diri," sebutnya.

Roma sangat tak menyangka orangtuanya telah pergi. Padahal pagi sebelumnya, dia masih video call dengan Gabe. Dari situ, dia masih melihat wajah kedua orangtuanya.

"Kayaknya itu jam 9 aku telepon. Aku tanya kalian sudah dimana. Di jalan, katanya. Masih bercanda aku, jangan lah di jalan, di pinggir lah kalian. Masih ketawa bapak itu," ungkapnya.

Roma menuturkan, tadi tidak sempat ke lokasi kecelakaan melainkan langsung ke RSUP Adam Malik. Kini, dia bersama keluarga pun tengah menunggu untuk dapat membawa jenazah orangtuanya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Susah Dapatkan Solar, Keluhan Pengemudi Angkutan di Sumatera: Rasanya Perih, Sudah Tak Sanggup Lagi
  • Cerita Resepsionis Hotel Podomoro Batang Gagalkan Penodongan, Pilih Melawan demi Jaga Tempat Kerja
  • Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
  • Sudin KPKP Perketat Pengawasan Lapo yang Jual Daging Hewan Penular Rabies
  • Respons Cepat Dokkes Polres Jakpus Selamatkan Wanita yang Alami Pendarahan
  • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
  • Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil Iran dan 7 Tentara
  • Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
Konten Rekomendasi
  • Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Tak Sangka Pesannya Bikin Heboh, Kini Menyesal
  • Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031
  • Permukiman Rorotan Jakut Dikepung Depo Kontainer, Cermin Gagalnya Penataan Ruang Kota
  • Tinggal Sendiri dan Tak Punya Keluarga Bisa Buat KK Mandiri, Ini Caranya
  • Spanyol Vs Argentina: Lionel Scaloni Berharap Bisa Kunci Lamine Yamal di Kamarnya
  • Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan