Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar!

Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar

Waktu: 2026-09-19 06:27:38 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 882x

Polres Bogor mengungkap peredaran narkotika berbentuk cairan atau cartridge vape dan Happy Water di Kabupaten Bogor. Satu orang pengedar ditangkap.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan modus narkotika berbentuk cairan vape yang mengandung etomidate itu merupakan modus jenis baru dalam peredaran di Kabupaten Bogor. Barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan ini berupa 65 cartridge atau cairan rokok elektrik dan 70 bungkus Happy Water.

"Saya jelaskan ini yang cukup menonjol, terkait narkotik varian baru yaitu etomidate dan Happy Water. Nah ini temuan baru di mana sebelum-sebelumnya kita tidak pernah mengungkap etomidate. Nah ternyata barang ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor," kata Wikha saat menggelar konferensi pers, Senin .

"Petugas mengamankan 1 pelaku berinisial EJ dengan barang bukti 65 cartridge etomidate dan 70 bungkus Happy Water," imbuhnya.

Saat ini, Satnarkoba Polres Bogor sudah mengungkap tiga kasus terkait etomidate dan Happy Water dalam tiga bulan terakhir. Pengungkapan ini, kata Wikha, merupakan yang pertama di Jawa Barat.

"Jadi dijelaskan oleh kasat narkoba bahwa pengungkapan kasus terkait etomidate ini, di Polda Jawa Barat baru Satuan Narkoba Polres Bogor yang pertama mengungkap kasus ini," kata Wikha.

Diberitakan sebelumnya, Polres Bogor mengungkap 74 kasus dan mengamankan 95 tersangka terkait peredaran narkoba selama tiga bulan terakhir. Barang bukti berupa tiga kilogram sabu, 1.068.900 butir obat keras terbatas , 65 buah pods getar, 70 bungkus Happy Water, dan 1.193 butir pil ekstasi.

"Jadi selama tiga bulan. Dalam kurun waktu tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor telah membongkar 74 kasus peredaran narkoba dan mengamankan 95 orang tersangka," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat menggelar pers release, Senin .

"Terdiri dari 91 orang berjenis kelamin laki-laki dan 4 pelaku berjenis kelamin perempuan," sambungnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Jasa Marga Perkuat Transformasi Bisnis, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan
  • Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Lebih Sehat?
  • Kata-kata Fajar dan Fikri Usai Jadi Juara Japan Open 2026
  • Kasus Kematian Pasien Anak di Pangkalpinang, Dokter Ratna Divonis Bebas
  • Gempa M 7,3 Guncang Meksiko
  • PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan
  • Cerita Pilu Pekerja WNA Ikut Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong
  • Brankas Isi Emas dan Gepokan Duit, Bupati Sukoharjo Lapor Harta Rp 9,1 M
Konten Rekomendasi
  • Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal
  • Momen Pelaku Teror Ancaman Bom di SDN Jaksel Ditangkap Kurang dari 24 Jam
  • Jaga Kelancaran Distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Sumut
  • Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi
  • ⁠Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
  • Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK