Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar!

Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar

Waktu: 2026-08-04 18:05:48 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 882x

Polres Bogor mengungkap peredaran narkotika berbentuk cairan atau cartridge vape dan Happy Water di Kabupaten Bogor. Satu orang pengedar ditangkap.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan modus narkotika berbentuk cairan vape yang mengandung etomidate itu merupakan modus jenis baru dalam peredaran di Kabupaten Bogor. Barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan ini berupa 65 cartridge atau cairan rokok elektrik dan 70 bungkus Happy Water.

"Saya jelaskan ini yang cukup menonjol, terkait narkotik varian baru yaitu etomidate dan Happy Water. Nah ini temuan baru di mana sebelum-sebelumnya kita tidak pernah mengungkap etomidate. Nah ternyata barang ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor," kata Wikha saat menggelar konferensi pers, Senin .

"Petugas mengamankan 1 pelaku berinisial EJ dengan barang bukti 65 cartridge etomidate dan 70 bungkus Happy Water," imbuhnya.

Saat ini, Satnarkoba Polres Bogor sudah mengungkap tiga kasus terkait etomidate dan Happy Water dalam tiga bulan terakhir. Pengungkapan ini, kata Wikha, merupakan yang pertama di Jawa Barat.

"Jadi dijelaskan oleh kasat narkoba bahwa pengungkapan kasus terkait etomidate ini, di Polda Jawa Barat baru Satuan Narkoba Polres Bogor yang pertama mengungkap kasus ini," kata Wikha.

Diberitakan sebelumnya, Polres Bogor mengungkap 74 kasus dan mengamankan 95 tersangka terkait peredaran narkoba selama tiga bulan terakhir. Barang bukti berupa tiga kilogram sabu, 1.068.900 butir obat keras terbatas , 65 buah pods getar, 70 bungkus Happy Water, dan 1.193 butir pil ekstasi.

"Jadi selama tiga bulan. Dalam kurun waktu tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor telah membongkar 74 kasus peredaran narkoba dan mengamankan 95 orang tersangka," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat menggelar pers release, Senin .

"Terdiri dari 91 orang berjenis kelamin laki-laki dan 4 pelaku berjenis kelamin perempuan," sambungnya.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Dosen UGM Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU
  • Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • Harga Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite Melonjak 9,4 Persen
  • Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
  • Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Turun hingga 0 Cm, Dasar Aliran Terlihat Jelas
  • Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo
  • RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan
  • Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening
Konten Rekomendasi
  • Dari Pesantren untuk Kemandirian Ekonomi, Kiprah Thohir Yasin Bangun Ekosistem Bisnis Syariah di Lombok
  • Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang
  • Kebakaran di Pabrik Sandal Tangerang, 1 Pegawai Alami Sesak Napas
  • Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun
  • Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior
  • Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun