Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi!

Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi

Waktu: 2026-08-04 18:06:10 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 108x

Bentrok antarwarga terjadi di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur . Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Nasyirul Falah Amru mendorong penyelesaian konflik melalui musyawarah mufakat tanpa kekerasan.

"Harusnya segala persoalan bisa dirampungkan dengan musyawarah mufakat. Konflik kalau hanya mengandalkan klaim tanah adat desa sampai kapan pun tidak akan selesai," kata Falah kepada wartawan, Selasa .

Falah meminta aparat segera meredam peristiwa itu untuk menghindari konflik warga semakin parah. Dia mendorong pihak kepolisian juga mengupayakan penyelesaian konflik melalui mediasi warga.

"Aparat keamanan juga harus segera turun untuk meredam dan menghindari konflik yang lebih parah. Untuk itu sebaiknya aparat kepolisian harus mengusut tuntas dan memediasi supaya bentrok tidak melebar dan segera tuntas," ujarnya.

Diketahui, bentrok itu terjadi antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak. Polisi mengatakan tiga orang tewas dan lima orang mengalami luka ringan akibat insiden ini.

"Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," ujar Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado, seperti dilansir detikBali, Minggu .

Bentrok ini terjadi pada Sabtu pagi. Eliezer mengatakan pendataan jumlah korban maupun kerusakan rumah masih terus dilakukan setelah bentrokan dua desa tersebut.

Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan personel gabungan TNI-Polri masih disiagakan di wilayah Adonara Timur untuk menjaga keamanan pascabentrokan hingga situasi benar-benar aman dan terkendali.

"Kami memastikan personel gabungan TNI-Polri tetap melaksanakan penjagaan di wilayah Adonara Timur untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Inggris Vs Argentina, Melihat Lagi Gol "Tangan Tuhan" Maradona di Piala Dunia 1986
  • Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pedro Porro Tepati Janji pada Sang Kakek
  • Zulhas: Seluruh Pangan di Papua Akan Disuplai dari Wanam
  • China Tinggalkan Properti, AI dan Robot Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
  • Pimpinan KPK Sebut Kasus Febrie Tak Bisa Diambil Alih dengan Sembarangan
  • Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
  • Beige Flag vs Red Flag, Apa Bedanya dalam Sebuah Hubungan?
  • Pedagang: Banyak Warga Medan Hanya Mampu Beli Beras SPHP Eceran
Konten Rekomendasi
  • Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung
  • Pemerintah Hapus Tarif Naturalisasi WNA Khusus untuk Kepentingan Negara
  • Melawan Kekeringan NTT, Pemerintah Bangun Irigasi Air Tanah Berbasis Panel Surya
  • WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
  • Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
  • Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun