Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi!

Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi

Waktu: 2026-09-19 06:27:34 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 891x

Warga setempat sempat dibuat heboh oleh teriakan korban dan lekas bergotong-royong membantu memadamkan api yang membakar tubuh YL dengan menyiramkan air seadanya.

Sementara itu, pelaku yang berusaha kabur langsung dihajar massa sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Polsek Sunggal yang tiba di lokasi kejadian.

"Semalam sudah diperiksa, hasilnya pelaku ini stres ditinggal istrinya yang sudah nikah lagi. Lalu, dia merasa enggak adil karena ayahnya lebih memperhatikan ibu tiri," ungkap Herman membeberkan hasil pemeriksaan sementara.

Beruntung, nyawa sang ayah masih dapat diselamatkan dari kobaran api. Korban kini tengah menjalani masa pemulihan setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

"Nah, untuk kondisi korban alami luka bakar di kaki dan tangan. Sempat dibawa ke rumah sakit cuma ini sudah pulang di rumah," tambahnya merinci kondisi kesehatan korban.

Kini, pelaku yang hasil tes urinenya dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba tersebut telah resmi ditahan di sel tahanan Polsek Sunggal guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sempat Ngamuk dan Rusak Dua Angkot

Di lain pihak, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Lalang, Nanda Amri, mengungkapkan bahwa beberapa saat sebelum nekat membakar sang ayah, pelaku ternyata sempat membuat keributan di kawasan Simpang Kampung Lalang.

"Ada dua angkutan yang dirusaknya. Enggak tahu ribut soal apa. Tiba-tiba pelampiasannya ke orangtua," ucap Nanda saat memberikan keterangan.

Nanda menuturkan, riwayat konflik antara anak dan ayah ini sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. Pelaku diketahui sempat terlibat cekcok mulut karena memaksa orangtuanya untuk membelikan sebuah mobil.

"Padahal ekonomi keluarganya sulit. Memang meresahkan dia ini karena residivis, bolak balik masuk penjara. Masalah kekerasan dan narkoba," ujarnya menutup pembicaraan.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Pembongkaran JPO Selesai, Kini Jalan Tendean Jaksel Dibuka 2 Arah
  • Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
  • Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
  • Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya
  • Gaji Kepala Daerah Stagnan Seperempat Abad, Rencana Revisi Sempat Kandas
  • Trump Cawe-cawe Taktik Inggris, Harry Kane Harusnya Tak Jadi Bek
  • Panas! Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, hingga Kuwait
  • Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
Konten Rekomendasi
  • Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai
  • Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
  • Perkuat Sinergi, Kapolresta Sambangi Kajari Tangerang dan Dandim Tigaraksa
  • Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam
  • Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker
  • BPBD Ungkap Kekeringan di Sukabumi Sebabkan 4 Kecamatan Krisis Air Bersih