Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung!

Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung

Waktu: 2026-09-19 06:27:54 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 969x

Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Cipayung, Depok, Jawa Barat . Mencegah kebakaran terulang, Pemerintah Kota Depok meminta pemadam kebakaran untuk rutin menyiram TPA dua kali dalam sehari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok Reni Siti mengatakan kondisi TPA Cipayung saat ini kelebihan beban. Saat ini ada 2,9 juta ton sampah di TPA Cipayung.

"Masih, kalau overload masih, bisa dilihat kan kondisinya. Kita sekarang ini ada 2,9 juta ton sampah yang ada di lingkungan TPA, ya berarti kan memang sehari kita timbulan yang dibuang ke TPA itu kurang lebih sekitar 900 sampai 1.000 ton," ujar Reni kepada wartawan, Kamis .

Reni mengatakan TPA yang kelebihan beban tersebut perlu diantisipasi. Oleh karena itu, ia meminta damkar untuk menyirami TPA dua kali dalam sehari untuk mengantisipasi cuaca panas.

"Nah, ini yang harus kita antisipasi nih ke depan setelah kejadian ini. Makanya nanti ada beberapa hal. Di sini sendiri tadi saya sudah minta tolong ke damkar yang ada di lokasi sini supaya satu hari itu minimal dua kali penyiraman untuk antisipasi karena memang cuaca kan sedang panas, ya," ungkapnya.

"Jadi satu hari dua kali penyiraman ya Pak UPT, minta tolong, nah, itu juga. Dan hari ini kami minta ini tetap disiram sampai pagi," tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Kamis pukul 19.30 WIB. Titik api berasal dari timbunan bawah sampah.

"Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30 WIB, ya. Dari bawah kayaknya ," ucapnya.

Reni mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas damkar melokalisir agar api tidak menyebar.

"Kemudian penyebabnya itu nanti masih kita perlu investigasi dulu ya. Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir ya, jadi tidak menyebar," ungkapnya.

Reni mengatakan per pukul 22.52 WIB api telah padam. Saat ini damkar masih melakukan pendinginan agar tidak timbul percikan api.

"Alhamdulillah sekarang sudah padam, tapi sekarang sedang proses pendinginan, supaya tidak ada percikan api lagi nih, karena pemicunya berarti kan ada. Nanti terus akan kita siram supaya semakin dingin, semakin padam lagi. Karena di dalamnya kita kan enggak tahu ada apa," ungkapnya.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas
  • Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu
  • Siap-siap! Masyarakat Indonesia Berkesempatan Lihat dan Jajal Perdana E-Motorcycle VinFast
  • Kejari Pasuruan Tegaskan Proses Hukum Bukan untuk Hambat Program di Daerah
  • TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur
  • Cara Daftar TKA SMA Sederajat 2026, Dimulai 27 Juli Mendatang
  • Motif Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Terungkap, Tersinggung soal Seragam Sekolah
  • JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
Konten Rekomendasi
  • Adik Keisya Levronka Ungkap Kondisi Pascainsiden Jatuh dari Lantai 6: Masih Terhambat Beraktivitas
  • Penurunan Tanah Capai 16 cm Per Tahun, Bappeda Ungkap Ancaman Rob Pantura Jateng
  • Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
  • BPDP Pastikan Dana Program B50 Aman, Kebutuhan Tahun Ini Diperkirakan Rp 32,3 Triliun
  • Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
  • Purbaya dan DPR Berdebat soal Penempatan Rp 400 Triliun Dana SAL di Bank BUMN