Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak!

Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak

Waktu: 2026-08-04 18:03:44 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 682x

Menjelang digelarnya Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang akan digelar, Sabtu (18/7/2026), kedatangan wisatawan ke Banyuwangi melonjak. Salah satu indikatornya terlihat dari tingginya jumlah penumpang yang datang melalui Bandara Banyuwangi.

General Manager Bandara Banyuwangi Mohamad Holik Muardi mengatakan, peningkatan perjalanan udara mulai terasa beberapa hari sebelum pelaksanaan event tahunan tersebut. Tingkat keterisian kursi penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi hampir penuh.

"Menjelang pelaksanaan BEC, kami mencatat adanya peningkatan permintaan perjalanan udara. Tingkat keterisian kursi penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi bahkan telah mencapai sekitar 90 persen," kata Holik, Kamis (16/7/2026).

Data Bandara Banyuwangi menunjukkan, pada Rabu (15/7/2026), jumlah penumpang yang tiba dari Jakarta mencapai 176 orang. Sementara pada Kamis (16/7/2026), penumpang dari Jakarta tercatat sebanyak 167 orang.

Holik memperkirakan, jumlah penumpang ke Banyuwangi masih akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan BEC.

"Kami memprediksi jumlah penumpang masih akan terus meningkat hingga hari pelaksanaan acara," ujarnya.

Banyuwangi Ethno Carnival makin dikenal

Menurut Holik, tingginya okupansi penerbangan menjadi sinyal positif Banyuwangi Ethno Carnival semakin dikenal sebagai salah satu agenda wisata nasional yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Banyuwangi Ethno Carnival 2026.Dok. PEMKAB BANYUWANGI Banyuwangi Ethno Carnival 2026.

Ia menilai peningkatan mobilitas penumpang juga memberikan dampak langsung terhadap sektor transportasi udara sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

"BEC memberikan dampak positif terhadap sektor transportasi udara dan perekonomian daerah," sambung Holik.

Tahun ini BEC menyuguhkan parade spektakuler kostum etnik dengan tema “Perang Puputan Bayu”, kisah heroik warga Banyuwangi melawan penjajah Belanda di abad ke-18 dan menjadi sejarah berdirinya Banyuwangi.

Dalam rangkaian BEC, selain parade kolosal, Sabtu (18/7/2026) mulai pukul 13.00, berbagai agenda menarik digelar mulai 16-19 Juli dalam rangkaian BEC Week.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
  • Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
  • Bayi Baru Lahir Dibuang di Lahan Kosong Bekasi, Polisi Buru Pelaku
  • Lalin Cakung Jaktim Arah Cilincing dan Bekasi Macet Pagi Ini
  • Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
  • Sederet Fakta Menarik Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Siapa Ukir Sejarah?
  • Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
  • Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Perlukah Izin Presiden? Ini Kata Pakar
Konten Rekomendasi
  • Gunung Lewotobi Meletus Lagi Minggu Siang, Tinggi Kolom Abu 1,5 Kilometer
  • Prabowo Ungkit Kalah Pilpres: Tapi Gerakan Koperasi Bersama Saya
  • 6 Kesalahan Memasak yang Membuat Wajan Antilengket Cepat Rusak
  • Jadi Prioritas Prabowo, Revitalisasi Madrasah Dikebut
  • 3.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan
  • Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat