Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi!

Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi

Waktu: 2026-09-19 06:25:21 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 120x

Kericuhan pecah di Buenos Aires, ibu kota Argentina, menyusul kekalahan timnas sepak bola negara tersebut dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026. Para suporter bola terlibat bentrokan sengit dengan para personel kepolisian di jalanan Buenos Aires, yang berujung penangkapan belasan orang.

Ribuan orang berkumpul di jalanan ibu kota Argentina untuk menghadiri nonton bareng pertandingan final Piala Dunia pada Minggu . Mereka berharap dapat melihat Lionel Messi dan rekan-rekannya mempertahankan trofi Piala Dunia, namun ternyata mereka harus menelan kekecewaan mendalam.

Timnas Argentina kalah dari Spanyol dengan skor 0-1 dalam pertandingan final yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat .

Suasana di Buenos Aires, yang berpenduduk 3 juta jiwa, seperti dilansir Mirror.co.uk dan The Sun, Senin , sebenarnya berlangsung cukup kondusif, sebelum kerusuhan pecah antara polisi yang menjaga keamanan dan suporter bola yang kecewa pada Minggu malam, sekitar pukul 23.45 waktu setempat.

Laporan surat kabar Argentina, Infobae, menyebutkan bahwa bentrokan terjadi di sekitar Obelisk, monumen nasional yang menjadi lokasi acara-acara penting, ketika sekelompok suporter bola berusaha menerobos pagar barikade yang dipasang untuk melindungi monumen setinggi 67,5 meter tersebut.

Kekacauan kemudian berlangsung selama 20 menit, sebut Infobae dalam laporannya, menyusul aksi "sekelompok besar" orang yang mulai melemparkan botol-botol kaca dan benda-benda lainnya ke arah para polisi.

Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan orang yang marah.

Infobae melaporkan bahwa "setidaknya" 15 orang telah ditangkap oleh polisi terkait kerusuhan di Buenos Aires tersebut.

Beberapa warga sipil dan personel kepolisian dilaporkan luka-luka akibat bentrokan yang terjadi, namun kondisi para korban luka tidak diketahui secara jelas.

Dilaporkan media-media lokal bahwa setidaknya tujuh polisi mengalami luka parah dalam bentrokan tersebut. Sedangkan beberapa orang lainnya, termasuk seorang pria yang ditendang di bagian wajah oleh salah satu perusuh, mengalami luka-luka.

Bentrokan mereda ketika para personel kepolisian bergerak maju dari ruas Jalan Corrientes ke Jalan Belgrano dan terus bergerak ke selatan melalui area kota, yang membuat kerumunan orang yang memenuhi area-area tersebut bergerak mundur.

Foto-foto yang dipublikasikan oleh media menunjukkan puing-puing berserakan di jalanan ibu kota Argentina. Salah satu foto menampilkan polisi antihuru-hara yang membawa tameng dan pentungan menyerbu jalanan yang dipenuhi puing-puing tersebut.

Sebuah foto lainnya menunjukkan seorang polisi sedang menendang seorang suporter Argentina yang tergeletak di atas jalanan.

Lihat juga Video 'Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Fansnya Rusuh di Buenos Aires':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air
  • Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi
  • Prabowo Beri Waktu BGN Benahi Tata Kelola MBG dalam 1 Bulan
  • Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
  • Kronologi Kepala SPPG Blora Hilang Usai Pamit Shalat hingga Dapur MBG Lumpuh, Pengganti Masih Ditunggu
  • Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi
  • Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
  • Zelensky Copot Menhan Ukraina, Warga dan Militer Ngamuk
Konten Rekomendasi
  • Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
  • Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
  • Zelensky Copot Menhan Ukraina, Warga dan Militer Ngamuk
  • Siswa SMAN 9 Manado Olah Limbah Tulang Ayam Jadi Peredam Suara
  • NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026
  • Warga Diteror Tetangga hingga Pintu Rusak Sempat Dimediasi Sejak 2024