Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga!

Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga

Waktu: 2026-09-19 06:28:19 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 303x

Menurut Bagus, yang paling memberatkan pedagang bukan semata-mata tingginya harga daging sapi, melainkan perubahan harga yang terus terjadi dalam waktu singkat.

Kondisi tersebut membuat pedagang kesulitan menentukan harga jual kepada konsumen.

Ia menyebut harga daging sapi kualitas terbaik pada Juni 2026 masih berada di kisaran Rp110.000 per kilogram. Namun, per Rabu (15/7/2026), harga kembali naik menjadi Rp130.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut, kata Bagus, memicu banyak keluhan dari pelanggan. Di sisi lain, pedagang juga berada dalam posisi sulit karena harus menjelaskan bahwa kenaikan harga berasal dari pemasok, bukan keputusan pedagang.

“Dari kemarin saya sudah banyak mendapat komplain dari pembeli. Kami juga serba salah karena harga dari atas memang terus naik,” katanya.

Bagus menduga kenaikan harga dipicu meningkatnya harga sapi hidup di tingkat peternak akibat berkurangnya pasokan.

Menurut informasi yang diterimanya, jumlah sapi yang diperjualbelikan di pasaran kini tidak sebanyak sebelumnya sehingga harga terus merangkak naik.

Melalui aksi mogok tersebut, para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan pasokan sapi tetap tersedia.

Menurut mereka, kepastian harga jauh lebih dibutuhkan dibandingkan kondisi harga yang terus berubah dalam waktu singkat.

“Harapan kami sederhana, kami ingin tetap bisa berjualan. Yang paling penting ada kepastian harga sehingga pedagang bisa berusaha dengan tenang dan masyarakat juga tidak terus dibebani kenaikan harga,” tuturnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Diduga Cabuli 32 Murid SD, Kakek Pemilik Warung di Makassar Ditangkap
  • Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap
  • Menkop Jelaskan Visi Presiden di Program KDKMP: Warga Desa Jadi Pelaku Ekonomi
  • Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
  • Mbappe Lebih Pilih Final daripada Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
  • Tim SAR Cari Pria Tenggelam Saat Berenang Pakai "Styrofoam" di Waduk Jatiluhur
  • Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam
  • Istri Kenang Serda Hengki sebagai Sosok Sederhana, Selalu Mengajarkan Kemandirian
Konten Rekomendasi
  • Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
  • Promo Indomaret Periode 17-22 Juli 2026, Camilan Berbagai Merk Diskon 30 Persen
  • Kantong Parkir Ketandan di Kawasan Malioboro Ditutup Sementara, Dishub DIY Lakukan Penambahan Kapasitas
  • Viral Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya-Disekap Pacar, Polisi Turun Tangan
  • Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
  • Ejekan Messi Gagal Penalti Berujung Pria Bangladesh Tewas