Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat!

Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat

Waktu: 2026-09-19 06:27:50 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 988x

Peresmian diler BYD Harmony KuninganKompas.com/Donny Peresmian diler BYD Harmony Kuningan

"Jawa Barat merupakan salah satu pasar yang terus berkembang. Karena itu kami juga memperluas jaringan agar layanan penjualan maupun purnajual semakin mudah dijangkau masyarakat," ujar Nathan saat pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Rabu (15/7/2026).

Nathan mengatakan saat ini BYD telah memiliki sekitar 100 showroom di Indonesia. Khusus di Jawa Barat, perusahaan telah mengoperasikan 15 diler dan menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi sekitar 30 dealer hingga akhir tahun.

Booth BYD di GJAW 2025dok.BYD Booth BYD di GJAW 2025

Pangsa Pasar Kendaraan Listrik Meningkat

Menurut Nathan, tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyebut pangsa pasar kendaraan listrik yang pada 2021 masih berada di kisaran satu persen, kini telah melampaui 20 persen.

Diler BYD Indonesiadok.BYD Diler BYD Indonesia

"Kami melihat masyarakat mulai memahami manfaat kendaraan listrik maupun teknologi plug-in hybrid. Karena itu kami optimistis pasar masih akan terus berkembang," katanya.

Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2024, lanjut Nathan, BYD telah mengirimkan sekitar 97.000 unit kendaraan kepada konsumen di berbagai daerah.

Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan listrik juga mendorong perusahaan memperkuat ekosistem, tidak hanya melalui jaringan dealer, tetapi juga layanan servis dan penyediaan suku cadang.

BYD Tech-Culture Fest kompas.com/adityo BYD Tech-Culture Fest

Festival Jadi Sarana Memperkenalkan Teknologi

Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat, BYD menggelar BYD Tech Culture Fest 2026 di Bandung pada 15–19 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari test drive kendaraan BYD dan Denza, wahana Monster Track Experience, hingga area yang menampilkan teknologi kendaraan elektrifikasi.

Dalam kesempatan itu, BYD juga memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan motor listrik dengan mesin berbahan bakar bensin.

BYD Tech-Culture Fest kompas.com/nanda BYD Tech-Culture Fest

Pengunjung juga berkesempatan menjajal sejumlah kendaraan BYD, termasuk Denza B5 di lintasan offroad serta BYD Seal 6 DM yang dijadwalkan segera dipasarkan di Indonesia.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan meningkatnya penggunaan kendaraan ramah lingkungan dapat menjadi salah satu upaya mengurangi emisi karbon di tengah tingginya jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung.

"Bandung memiliki masyarakat yang terbuka terhadap perkembangan teknologi. Kami berharap semakin banyak warga yang beralih menggunakan kendaraan rendah emisi sehingga kualitas lingkungan juga semakin baik," ujar Erwin.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.069 Jiwa
  • Temui Massa Mahasiswa, Plt Warek UINSA: Penunjukan Rektor Kewenangan Menag
  • Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme
  • Pakar Nilai Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Calon Belum Diperiksa
  • Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
  • Jelang Sidang Kabinet, Menteri hingga Kepala Lembaga Merapat ke Istana
  • 'Taufik Hidayat' Cikarang Penyiksa Pacar Ditangkap di Jakarta Timur
  • Banjir Rob, Dampak Kerugian, dan Warga yang Menolak Pindah
Konten Rekomendasi
  • Lowongan Kerja di BliBli bagi Fresh Graduate hingga Lulusan SMA/SMK, Cek Syaratnya
  • Kondisi Kamar Ternyata Bisa Ungkap Kualitas Hubungan, Ini Kata Penelitian
  • Waka MPR Sebut Peningkatan Literasi Nasional Tidak Boleh Berhenti
  • Bupati Pati Nonaktif Sudewo Akui Pernah Minta Jatah Proyek Nur Widayat Naik Jadi 30 Persen, Ini Alasannya
  • Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
  • Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000