Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi!

Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi

Waktu: 2026-09-19 06:29:28 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 408x

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap strategi jitu agar Koperasi Desa Merah Putih ( Kopdes ) dapat meraup keuntungan melimpah, yakni dengan cara memonopoli penjualan barang subsidi kepada masyarakat luas.

Purbaya menyampaikan, pada rapat kabinet beberapa waktu lalu telah diputuskan secara bulat bahwa ke depan seluruh barang-barang yang mendapatkan alokasi subsidi dari pemerintah hanya akan dijual secara resmi melalui jaringan Kopdes.

“Kemarin diputuskan di rapat kabinet bahwa semua barang-barang yang bersubsidi akan disalurkan lewat Koperasi Desa Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar itu,” ujarnya di Yogyakarta, Kamis ( 16/7/2026 ).

Menurut Purbaya, dengan menjadi satu-satunya jalur resmi penjualan barang-barang bersubsidi, pihak Kopdes dipastikan bakal mendapatkan margin keuntungan yang sangat menjanjikan, dengan catatan penting bahwa barang atau anggaran besar yang dikelola oleh Kopdes sama sekali tidak dikorupsi.

“Jadi harusnya dari situ aja ( menjual barang subsidi ), Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti untung. Asal enggak ada, enggak ada itu ya, asal enggak dikorupsi lah harusnya sih aman,” ujar dia menekankan pentingnya integritas pengelola koperasi.

Disokong Pinjaman Dana Super

Ke depan, lanjut Purbaya, pihak Kopdes juga bakal disokong pinjaman dana super besar yang menyentuh angka Rp 240 triliun. Skema dana tersebut dipinjam dari Himpunan Bank Milik Negara ( Himbara ) dan akan dicicil pembayarannya secara berkala oleh Kemenkeu.

“Ini program besar loh, Rp 240 triliun selama 6 tahun akan seperti itu. Itu akan berasal dari pinjaman Himbara, tapi saya yang cicil,” katanya menjelaskan skema pembiayaan program nasional tersebut.

“Pokok dan bunganya selama 6 tahun ke depan, mungkin setahun sekitar 40 triliun. Sesuai dengan jumlah operasi yang beroperasi, koperasi yang beroperasi. Jadi untuk pendanaan sudah enggak ada isu lagi, hanya yang paling penting adalah pelaksanaannya lebih rapih dan bersih dan sedikit kebocoran. Itu yang dipentingkan ke depan,” ujarnya menambahkan rincian anggaran.

Perintah Tegas Presiden Prabowo Subianto

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan secara tegas agar seluruh barang bersubsidi dari pemerintah disalurkan satu pintu melalui Koperasi Desa/Kelurahan ( KDMP ) Merah Putih. Kebijakan radikal itu ditempuh guna memastikan subsidi tepat sasaran sekaligus menutup rapat celah penyimpangan jalur distribusi.

"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta Pusat pada Minggu ( 12/7/2026 ).

Menurut pandangan Presiden Prabowo, selama ini masih banyak barang-barang bersubsidi yang justru tidak sampai kepada tangan masyarakat kecil yang berhak karena maraknya terjadi penyimpangan di tingkat lapangan.

"Karena banyak barang subsidi diselewengkan, tidak sampai ke rakyat yang perlu, tapi diatur-atur sedemikian. Bahkan banyak yang diselundupkan ke luar negeri," ujarnya kesal.

Ia mengatakan, ke depan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini akan dikembangkan secara serius sebagai pusat layanan ekonomi pedesaan yang terintegrasi secara nasional.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki
  • Demam Piala Dunia 2026, Haaland dan Lionel Kini Jadi Nama Favorit Bayi
  • Pimpinan BGN Agustina Cerita Canda Prabowo soal Rambut yang Memutih
  • Melawan Kekeringan NTT, Pemerintah Bangun Irigasi Air Tanah Berbasis Panel Surya
  • Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
  • Pingsan di Ketinggian 2.200 Mdpl, Pendaki Gunung Agung Bali Ditandu Turun
  • Praperadilan Piche Kota Dikabulkan, Kuasa Hukum Rivel Sila Soroti Perbedaan Putusan
  • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
Konten Rekomendasi
  • BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
  • Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
  • Kajati-Kapolda Bertemu, Kejagung: Hubungan Baik Kita Akrabkan Kembali
  • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
  • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi
  • Peredaran Narkotika Kerap Sasar Pelajar, Polres Jakpus Pasang Barcode Aduan Anonim di Sekolah